BREMEN, SELASA - Neo Nazi beraksi lagi di lapangan sepakbola. Saat Werder Bremen bertandang ke Bochum, Sabtu (8/11), delapan suporternya yang tergabung dalam Neo Nazi bikin ulah. Mereka mengibarkan bendera Nazi, hingga akhirnya ditangkap polisi.
Karena aksi tersebut, Werder Bremen akan menghukum mereka tak boleh masuk stadion. "Kami tak butuh kedatangan suporter seperti mereka. Kami menyikapi insiden ini sangat serius dan kami akan melakukan apa pun untuk mencegah mereka masuk stadion," demikian pernyataan yang dikeluarkan Bremen.
Pada pertandingan itu, mereka mencoba mengibarkan bendera Nazi zaman Perang Dunia II. Mereka ingin merayakan 70 tahun Kristallnacht, sebuah serangan tentara Nazi era Adolf Hitler kepada para warga Yahudi. Para suporter Bremen mencoba mencegah tindakan delapan anggota Neo Nazi itu. Polisi pun kemudian menangkap delapan orang tersebut.
"Kami bangga dengan tindakan beberapa suporter yang mencoba mencegah aksi mereka. Kami juga akan melakukan apa saja untuk mencegah segala bentuk rasisme dan diskriminasi dalam sepakbola," lanjut Bremen.
Bremen akan segera berkonsulitasi dengan federasi sepakbola Jerman (DBF) untuk menjajaki apakah hukuman bisa diperluas. Maksudnya, mereka tak hanya dilarang nonton sepakbola di Bremen, tapi juga di seluruh Jerman. (AP)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang