Polisi Razia Juru Parkir

Kompas.com - 11/11/2008, 06:16 WIB
JAKARTA, SENIN - Sebanyak 32 juru parkir yang beroperasi di Jatinegara, Jakarta Timur, dan sekitarnya dirazia dan diangkut ke Markas Polsek Jatinegara, Senin (10/11). Mereka dicurigai sebagai preman. Namun, setelah diperiksa diketahui bahwa mereka ialah juru parkir resmi tetapi tidak membawa identitas resmi sebagai juru parkir.

Menurut Kepala Polsek Jatinegara Ajun Komisaris Sriyono, pihaknya mendapat laporan warga bahwa parkir di pinggir jalan dipungut biaya oleh preman. ”Akibatnya, jalanan macet,” ujarnya.

Juru parkir yang diangkut dari Jalan Otista Raya, wilayah sekitar Terminal Kampung Melayu, dan Jalan Jatinegara Barat ini akhirnya hanya didata oleh pihak kepolisian dan akan dijadikan mitra untuk menjaga keamanan di sekitar wilayah kerjanya.

Setelah memeriksa semua petugas parkir, ternyata semua juru parkir yang diangkut ke Markas Polsek Jatinegara adalah juru parkir resmi. Mengetahui anak buahnya ada yang dibawa ke kantor polisi, Kepala Seksi Operasional Unit Pelaksana Teknis Perparkiran Sudin Jakarta Timur Zainal Arifin datang ke Markas Polsek Jatinegara.

Menurut Zainal, semua juru parkir yang beroperasi di Jakarta harus memakai seragam parkir warna biru, mempunyai surat tugas dari Pemprov DKI Jakarta, dan tanda pengenal sebagai juru parkir. Zainal mengakui, dari 32 juru parkir yang dibawa dan didata di Polsek Jatinegara ada tujuh juru parkir yang surat tugasnya sudah kedaluwarsa.

Sementara itu, Sriyono mengatakan, polisi merazia juru parkir karena selain mendapat laporan mengenai pungutan liar dan kemacetan, mereka juga sering sulit diajak kerja sama untuk menjaga keamanan kendaraan yang mereka jaga,” kata Sriyono.

Marhasan (58), salah seorang juru parkir yang diangkut, mengaku kecewa dengan kejadian itu. Juru parkir yang tinggal di Depok Lama ini mengatakan, kejadian itu membuat mereka kehilangan waktu untuk bekerja.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau