Gempa, Ratusan Pegawai Lari Pontang-panting

Kompas.com - 11/11/2008, 10:08 WIB

 BENGKULU, SELASA — Guncangan gempa berkekuatan 5,3 skala Richter (SR), Selasa pada pukul 08.46:12 yang getarannya cukup kuat membuat pegawai di lingkungan Kantor Pemerintah Provinsi Bengkulu berhamburan keluar.
     
Pantauan di Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa, terlihat ratusan karyawan berhamburan keluar ketika gempa terjadi sambil berteriak "gempa... gempa...."
     
"Awalnya saya tetap duduk di kursi di dalam ruangan, tetapi ketika guncangannya makin besar dan melihat teman berlarian turun, saya pun akhirnya ikut turun," kata Halimah, staf Asisten Bidang Pemerintahan Setprov Bengkulu yang berkantor di lantai dua itu.
     
Perasaan ketakutan masih terlihat di wajah Halimah, wajahnya pucat. Untuk beberapa saat ini dia pun belum berani masuk ruangan kerjanya walaupun getaran gempa sudah berlalu.
     
Hal senada disampaikan Indra, staf Asisten Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Setprov Bengkulu, yang juga turun dari ruangannya di lantai dua ketika gempa terjadi. "Kuat benar guncangannya, berapa kekuatannya. Ini pasti dekat," katanya.
     
Ketika mendapat informasi bahwa kekuatan gempa 5,3 SR dan berjarak 50 km dari Kota Bengkulu, ia pun berujar, "Pantas saja terasa kuat."
     
Keadaan yang sama juga terjadi di Kantor DPRD Provinsi Bengkulu, ratusan pegawai di gedung wakil rakyat itu pun berhamburan keluar ketika gempa terjadi.
     
Bahkan, setelah gempa berlalu, beberapa pegawai masih bertahan di luar sambil duduk-duduk di pelataran Kantor DPRD. "Jangan masuk dulu lah, takut ada gempa susulan," kata Putut, salah seorang staf Kantor DPRD.  
     
Informasi yang diperoleh dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), Selasa, menyebutkan, gempa tersebut terjadi pada titik koordinat 4,24 Lintang Selatan dan 101,97 Bujur Timur.
     
Pusat gempa yang tak berpotensi menimbulkan tsunami itu berada pada 59 km barat daya Kota Bengkulu, Bengkulu, dengan kedalaman 27 km. Bengkulu pernah diguncang gempa tektonik berkekuatan 7,9 SR pada 12 September 2007. Akibat gempa tersebut sebanyak 53.172 rumah warga mengalami kerusakan baik ringan, sedang, maupun berat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau