Petroganik Bantul Siap Operasi Desember

Kompas.com - 12/11/2008, 17:46 WIB

BANTUL, RABU - Petroganik, pabrik pupuk organik kerjasama Pemerintah Kabupaten Bantul dengan PT Petrokimia Gresik siap beroperasi bulan Desember mendatang. Pengoperasian pabrik tersebut diharapkan mampu menekan penggunaan urea, yang selama ini cenderung melebihi dosis.

Saat ini sedang dalam tahap pemasangan mesin-mesin. Semua investasi senilai Rp 2,3 miliar ditanggung oleh Pemkab Bantul. Pihak Petrokimia akan membeli hasil produk yang kami beri nama Petroganik, kata Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul, Edy Suharyanto, Rabu (12/11).

Pabrik tersebut berlokasi di Desa Gadingharjo, Sanden Bantul. Kap asitasnya 50 ton/bulan, yang akan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan lokal Bantul. Dengan memproduksi pupuk organik yang wujudnya mirip dengan pupuk kimia, diharapkan penggunaan urea bisa berkurang.

Bila petani menggunakan pupuk organik struktur ta nah bisa membaik secara perlahan. Selama ini struktur tanah mulai rusak karena petani menggunakan urea secara berlebihan. Mereka hanya mengejar target produksi, padahal urea yang berlebihan membuat tanah liat mengeras sehingga tingkat kesuburannya berkurang, katanya.

Pupuk organik akan membuat tanah liat kembali melunak, sehingga tingkat kesuburannya meningkat. Petani pun tak perlu memberikan urea secara berlebihan, sehingga kelangkaan urea bisa teratasi.  

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau