Meski Terkait Orang Hilang, Gerindra Yakin Dapatkan Suara Banyak

Kompas.com - 12/11/2008, 20:58 WIB

JAKARTA, RABU - Jajaran Pengurus Partai Gerindra tidak terlalu mengkhawatirkan sedikitnya perolehan suara dalam pemilu 2009 akibat dimunculkannya kembali isu penculikan tahun 97-98 yang berkembang di masyarakat dan menyangkut Prabowo Subianto, capres yang mereka usung.

Demikian diungkapkan Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon disela diskusi tentang orang hilang di Jakarta, Rabu (12/11).

"Kaerna isu tersbut sengaja dihembuskan oleh pihak tertentu dalam menghambat laju Gerindra dan Prabowo dalam pemilu 2009. Dan kami anggap itu sebagai permainan politik menjelang pemilu," ujar Fadli.

Saat ini pihaknya tidak terlalu berorientasi pada hal tersebut. Dan lebih berorientasi menatap masa depan. "Karena kami menganggap kasus tersebut sudah selesai. Jadi gak perlu ada pemikiran yang macam-macam karena kami fokus menatap untuk kemenangan pemilu 2009," terangnya.

Fali yakin bahwa perolehan suara Gerindra dalam pemilu 2009 bakal tinggi. Keyakinan Fadli ini didasarkan pada hasil survei yang telah dilakukan beberapa lembaga survei di Indonesia.

"Sebab jaringan kami di masyarakat sudah kuat. jadi saya yakin hal itu tidak akan berpengaruh banyak pada Gerindra," jelas Fadli.

Fadli juga yakin bahwa saat ini masyarakat Indonesia mendambakan figur pemimpin yang baru. "Saya yakin saat ini masyarakat lelah terhadap pemimpin lama yang hanya berwacana. Mereka merindukan tokoh baru yang mempunyai komitmen dalam membangun bangsa," terang Fadli.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau