SINGAPURA, KAMIS — Harga minyak mentah di pasar Asia, Kamis (13/11), turun ke kisaran 55 dollar AS per barrel seiring berita negatif yang diterima pasar terkait pelemahan ekonomi yang bisa menurunkan permintaan energi dunia.
Minyak mentah jenis light sweet pengiriman Desember di perdagangan elektronik New York Mercantile Exchange di Singapura turun 81 sen ke posisi 55,35 dollar AS barrel setelah sempat merosot ke 55,03 dollar AS.
"Ada ketakutan terhadap berkurangnya permintaan tahun 2009," sebut analis energi Purvin & Gertz, Victor Shum, di Singapura.
Ia mengatakan, sentimen pasar saat ini sangat bearish. "Sepertinya tidak ada cara untuk menghentikan kondisi ini," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang