Irak Kecam Penculikan Diplomat Sebagai Aksi Teroris

Kompas.com - 14/11/2008, 04:13 WIB

TEHERAN, KAMIS - Iran mengecam penculikan seorang diplomatnya Kamis di Pakistan baratlaut, dan menyebutnya sebagai aksi teroris. Demikian dilaporkan Kantor Berita ISNA.
       
"Ini merupakan sebuah tindakan teroris yang kami kecam keras," kata jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran Hassan Ghashgavi.

Orang-orang bersenjata menyerang sebuah mobil yang membawa atase perdagangan Hashmat Atharzadeh dan menculik diplomat itu, yang sedang dalam perjalanan menuju konsulat Iran di Peshawar, ibukota Provinsi Perbatasan Baratlaut yang dilanda kekerasan.

Polisi di Pakitan mengatakan, kelompok penculik menyergap kendaraan itu di daerah dataran tinggi Hayatabad dan menembak mati seorang polisi.
       
Orang-orang bersenjata itu juga membunuh pengawal dan supir Atharzadeh, kata Ghashgavi.

"Kami mengadakan kontak dengan pemerintah Pakistan dan pejabat-pejabat setempat (di Hayatabad) dan kami berharap mereka akan menindaklanjuti secara serius kasus itu, menangkap penjahatnya, dan membebaskan serta memulangkan dengan selamat diplomat kami," katanya.

Serangan itu terjadi di dekat lokasi dimana orang-orang bersenjata yang tidak dikenal membunuh seorang pekerja sosial Amerika dan sopir lokalnya pada Rabu.

Pada Agustus, seorang diplomat AS selamat tanpa cedera di kota itu setelah kelompok orang bersenjata menembaki mobilnya.

Penyerang yang diduga gerilyawan Taliban menculik Konsul Umum Afghanistan Abdul Khaliq Farahi hampir dua bulan lalu dan sampai kini ia masih ditahan oleh kelompok tersebut.

Kawasan suku Pakistan, terutama Bajaur, dilanda kekerasan sejak ratusan Taliban dan gerilyawan Al-Qaeda melarikan diri ke wilayah itu setelah invasi pimpinan AS pada akhir 2001 menggulingkan pemerintah Taliban di Afghanistan.

Menurut militer, lebih dari 1.500 militan tewas sejak mereka melancarkan ofensif di Bajaur pada awal Agustus, termasuk komandan operasional Al-Qaeda di kawasan itu, Abu Saeed Al-Masri yang berkebangsaan Mesir.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau