NEW YORK, KAMIS - Wall Street, pada perdagangan Kamis (13/11) waktu setempat, melakukan rebound (menguat kembali). Investor memborong saham-saham yang sudah murah.
"Ini mental kawanan. Ketika mulai meningkat, anda tidak mau menjadi yang terakhir (membeli saham murah)," sebut Ryan Larson, senior equity trader Voyageur Asset Management.
Indeks Dow Jones Industrial Average, ditutup melonjak 552,59 poin (6,67 persen) ke posisi 8.835,25, setelah sempat terpuruk ke 7.965,42 dan mengguat lagi ke 8.876,59. Kenaikan hampir 553 poin ini merupakan raihan poin tertinggi ketiga, setelah pada 28 Oktober melompat 889 poin dan 13 Oktober meningkat 936 poin.
Sementara indeks Standard & Poor’s 500 bertambah 58,99 poin (6,92 persen) pada 911,29, setelah sempat terpuruk ke 818,69. Sednagkan indeks komposit Nasdaq naik 97,49 poin (6,50 persen) menjadi 1.596,70.
Beberapa analis mengatakan, posisi ini merupakan antisipasi menjelang KTT G20 di Washington. Pertemuan para pemimpin dunia itu diharapkan bisa memunculkan suatu keputusan yang signifikan untuk menghadapi kesulitan sistem finansial global.
Sebelumnya, dalam tiga hari berturut-turut pasar saham Amerika Serikat terus merosot, sehingga mengilangkan uang sekitar 1 triliun dollar AS atau Rp 11 ribu triliun (dengan kurs Rp 11.000 per dollar AS).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang