JAKARTA, JUMAT - Direktur II Perbankan dan Ekonomi Khusus Brigadir Jenderal (Pol) Edmond Ilyas memastikan, polisi belum menangkap satu orang pun yang menyebarkan rumor yang menyebut soal sejumlah bank yang mengalami kesulitan likuiditas. Rumor tersebut dianggap pihak Bank Indonesia meresahkan masyarakat. Rumor tersebut disebarluaskan melalui pesan singkat seluler (SMS) dan di internet.
"Belumlah. Baru dilaporkan malam ini. Kami masih menyidiknya. Menelusuri laporan semacam itu kan perlu waktu, seperti menelusuri pengancam bom lewat SMS kan perlu waktu juga," kata Edmond Ilyas saat dihubungi Kompas, Jumat (14/11).
Edmond memastikan, segala laporan, termasuk rumor perbankan tersebut akan disidik serius dan secepatnya oleh kepolisian. "Kami pasti mendalami kasus itu," kata Edmond.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang