JAKARTA, SABTU - Tiket kereta api (KA) kelas eksekutif untuk keberangkatan 5 Desember 2008 (Jumat) sore dan malam - berkenaan dengan libur Idul Adha yang jatuh pada 8 Desember - dari Jakarta ke sejumlah kota tujuan sudah ludes terjual. KA tersebut tujuan Semarang (Argo Muria, Argo Sindoro), Yogyakarta (Taksaka), Solo (Argo Lawu), dan Surabaya (Argo Anggrek, Bima).
Pantauan Warta Kota di Stasiun KA Gambir, Kamis (13/11), hanya tiket KA untuk keberangkatan Jumat pagi dan Sabtu (6/12) yang masih tersedia.
Menurut petugas loket penjualan tiket di Stasiun KA Gambir, tiket untuk keberangkatan 5 Desember sudah terjual sejak akhir pekan lalu. Tiket dapat dipesan sebulan sebelum keberangkatan.
”Para pengguna KA dari Jakarta sudah mengantisipasi jauh-jauh jika ada libur panjang dan mereka ada yang membeli tiket secara online. Apalagi kalau cuti bersama atau ada hari kejepit, misalnya hari Senin libur, tiket untuk keberangkatan Jumat sore sudah terjual sebulan sebelum tanggal pemberangkatan,” ujar petugas tersebut.
Data yang diperoleh Warta Kota, tiket yang tersedia untuk keberangkatan Jumat (5/12) pagi adalah KA Argo Dwipangga tujuan Solo (142 kursi) dan KA Taksaka I tujuan Yogyakarta (106 kursi). Para calon penumpang banyak yang kecewa dan berharap PT KA (Persero) menambah gerbong untuk keberangkatan 5 Desember mendatang.
Masih sepi
Sementara itu, minat masyarakat untuk berlibur ke luar negeri menjelang Natal dan Tahun Baru cenderung menurun, menyusul melemahnya rupiah terhadap dolar AS. Jika biasanya pesanan tiket untuk berlibur ke luar negeri sudah mulai ramai, untuk tahun ini relatif sepi. Bahkan tidak sedikit pemesan tiket pesawat yang membatalkannya. Imbasnya, liburan ke Yogyakarta dan Bali menjadi pilihan alternatif.
”Sepinya permintaan tiket pesawat untuk berlibur ke luar negeri, bukan karena harganya mahal, tapi akibat nilai tukar rupiah terhadap dolar yang cenderung melemah, sehingga mereka harus menghitung ulang untuk pergi ke luar negeri. Harga tiket pesawat tidak naik, tapi kalau high season operator penerbangan menerapkan tarif atas,” kata Wiwit, petugas tiketing biro travel Pasopati, kemarin.
Wiwit mengatakan, pesanan tiket untuk berlibur ke luar negeri pada Natal dan Tahun Baru diperkirakan turun 50 persen dibanding tahun lalu. ”Tahun lalu, sejak bulan November permintaan tiket berlibur ke luar negeri sudah ramai, tapi sekarang masih sepi,” katanya.
Menurunnya warga yang berlibur akhir tahun ke luar negeri juga berimbas pada liburan Idul Adha 8 Desember mendatang. ”Wah sepi, sama seperti weekend biasa. Padahal, pada 6-8 Desember merupakan libur panjang Idul Adha. Mungkin masyarakat sedang menghemat atau sedang menyiapkan perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujar Wiwit.
Hal sama dikemukakan Leny dari tiketing Panin Tour. Menurutnya, libur Idul Adha tidak mendongkrak penjualan tiket, karena sebagian masayarakat lebih fokus untuk liburan Natal dan Tahun Baru. ”Bisa jadi pesanan tiket akan meningkat secara mendadak. Maklum masyarakat Indonesia kan senangnya order pada last minutes. Makanya sekarang ini masih belum ada peningkatan pesan tiket. Tapi, kalau tahun lalu memasuki bulan November sudah ramai pesanan tiket,” kata Leny.
Menurut Leny, pesanan tiket untuk liburan Natal dan Tahun Baru tujuan domestik, terutama ke Bali dan Yogyakarta meningkat. ”Sekarang mencari kamar hotel di Bali susah, karena sudah full booked. Banyak masyarakat yang mengalihkan liburan dari luar negeri ke Bali,” ujar Leny sambil menambahkan untuk paket ke Bali empat hari tiga malam dikenai biaya Rp 5 juta/orang.
__________________________________
Harga Tiket Eksekutif (5-6/12)
• KA Argo Lawu Rp 300.000
• KA Argo Dwipangga pagi Rp 230.000
• KA Argo Anggrek Rp 350.000
• KA Argo Sindoro Rp 280.000
• KA Bima Rp 300.000
Harga Tiket Pesawat Natal dan Tahun Baru
• Jakarta-Singapura 282 dolar AS
• Jakarta-Hongkong 735 dolar AS
• Jakarta- Bali Rp 1,3 juta
• Jakarta-Yogyakarta Rp 1,2 juta
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang