Jamaah Diminta Bantu Awasi PIHK

Kompas.com - 15/11/2008, 08:34 WIB

JEDDAH, SABTU - Tim Pengawas Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus meminta jamaah membantu mengawasi kelayakan pelayanan yang diberikan oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

"Sebab kemampuan kita terbatas, tanpa peran aktif petugas kita tidak bisa melakukan pengawasan secara efektif," ungkap Khoirizi, anggota Tim Pengawas Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus, di Jeddah, Sabtu (15/11).

Bila PIHK tidak memberikan pelayanan sesuai dengan perjanjian yang disepakati bersama oleh jamaah dan PIHK, ia menjelaskan, maka jamaah bisa melaporkannya kepada anggota Tim Pengawas yang ditempatkan di setiap Daerah Kerja Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

"Mereka bisa datang ke kantor Daker, atau menghubungi nomor kontak anggota Tim Pengawas," imbuhnya.

Ia menambahkan, untuk menyampaikan pengaduan jamaah bisa menghubungi nomor telepon 0552234408 di Daerah Kerja Jeddah, nomor 0545720258 di Daerah Kerja Mekah dan nomor 0532765793 di Daerah Kerja Madinah.

Tim Pengawas sendiri, lebih lanjut ia menjelaskan, dalam beberapa hari terakhir telah mengecek persiapan PIHK dalam menyediakan akomodasi dan transportasi bagi peserta ibadah haji khusus.

"Kurang lebih ada 20 hotel yang terdaftar di sini. Saya sudah cek ke Hotel Holliday, Al Azhar, dan Marriott.  Kita cuma bisa cek konfirmasi hotelnya, soal standar itu tergantung pada kesepakatan antara jamaah dan PIHK. Pemerintah kan cuma kasih standar biaya 5.000 dolar AS, menginap di hotel, makan prasmanan dan sarana transportasi disediakan," katanya menjelaskan.

Pihaknya, kata dia, masih menunggu laporan rinci dari PIHK soal program-program pelayanan yang akan diberikan kepada jamaah peserta ibadah haji khusus.

"Laporan dari mereka nanti akan disinkronkan dengan fakta yang diterima jemaah di lapangan. Kalau terjadi penyimpangan akan dilakukan pembinaan, kalau kasusnya berat akan dibuat berita acara dan akan diambil tindakan, bisa diberi peringatan atau dikenai sanksi," ujarnya menegaskan.

Tahun ini, jumlah anggota jamaah yang mengikuti program ibadah haji khusus 18.625 orang. Mereka dilayani 131 PIHK. Jemaah peserta program ibadah haji khusus mulai tiba di Bandara Raja Abdul Aziz, Jeddah, pada Jumat malam.  

"Mereka dari dua perusahaan PIHK," kata Khoirizi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau