Tersangkut Kabel, Heli Tentara AS Jatuh

Kompas.com - 16/11/2008, 14:38 WIB

BAGHDAD, MINGGU — Dua tentara AS tewas dalam kecelakaan helikopter di kota Mosul, Irak utara, Sabtu (15/11).

Helikopter naas itu jenis OH-58 Kiowa Warrior. Ini adalah helikopter pengintai kecil yang dipasangi dengan senjata. Helikopter itu tersangkut kabel di atas ketika berusaha untuk mendarat.

"Ada satu insiden helikopter di Mosul. Mereka menggolongkan itu (kecelakaan) sebagai pendaratan keras ketika helikopter itu bersentuhan dengan kabel," kata kapten Charles Calio.

Mosul telah menjadi tempat berbagai kekerasan paling mematikan di Irak dalam beberapa bulan terakhir. Pasukan AS mengatakan, Al Qaeda dan kelompok garis keras Muslim Sunni yang bersekongkol berusaha bertahan di kota Irak utara itu setelah diusir dari bagian lainnya di Irak.

Kecelakaan udara masih biasa di Irak, bahkan ketika kekerasan menyusut. Sebuah pesawat kargo sipil jatuh di Irak barat, Kamis (13/11), yang menewaskan tujuh orang. Dua helikopter Black Hawk bertabrakan bulan lalu yang menewaskan satu tentara AS dan tujuh tentara Irak tewas ketika sebuah helikopter pengangkut Chinook jatuh di Irak selatan, September.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau