Tunggu IPO, BTN Perkuat Modal

Kompas.com - 16/11/2008, 17:51 WIB

JAKARTA, MINGGU - Bank Tabungan Negara (BTN) akan memperkuat struktur modal melalui restrukturisasi aset pada tahun 2009 sambil menunggu momentum yang tepat untuk melepas saham di pasar modal (IPO).

"Kami akan melaksanakan restrukturisasi aset melalui PT.Sarana Multigriya Finansial (SMF)," kata Direktur Utama BTN, Iqbal Latanro, di Jakarta, Minggu (16/11), terkait dengan rencana IPO.
   
Menurut dia, sejalan dengan rencana restrukturisasi aset, BTN akan terus menjalankan proses IPO termasuk menyiapkan kelengkapannya, diantaranya perusahaan penjamin emisi nantinya.

Harapannya, kalau iklim di pasar modal sudah pulih kembali, baru kami akan melakukan IPO yang juga ditujukan dalam rangka perkuatan struktur modal, selain restrukturisasi aset, ungkap Iqbal.

Tidak disebutkan berapa jumlah aset yang akan direstrukturisasi akan tetapi diperkirakan besarannya sekitar Rp 500 miliar sesuai dengan rencana pada Semester I tahun 2008 bekerjasama dengan PT SMF.
   
Aset BTN selama kuartal III-2008 tumbuh 22,7 persen dari Rp 8 triliun pada kuartal III-2007 menjadi Rp 42,8 triliun.  Rasio keuangan BTN, seperti CAR (rasio kecukupan modal) mencapai 16,8 persen, NPL sebesar 3,2 persen, return on asset (ROA) sebesar 1,73 persen, return on equity (ROE) 19,4 persen dan margin bunga bersih (net interest margin/NIM) 5,5 persen.

Kredit BTN selama kuartal III-2008 sudah melampaui target. Pertumbuhan kredit sudah mencapai Rp 12,1 triliun atau di atas target awal sepanjang tahun 2008 sebesar Rp 10,04 triliun.

Melalui restrukturisasi aset, dimungkinkan kredit yang masih berjalan diserap PT.SMF dengan menempatkan modal di BTN, sehingga kemampuan dalam menyalurkan kredit bisa lebih besar lagi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau