CR7: Saya Pemain Nomor Satu, Dua dan Tiga di Dunia

Kompas.com - 18/11/2008, 00:20 WIB

MANCHESTER, SENIN - Cristiano Ronaldo sangat optimistis bahwa dirinya menjadi kandidat utama dan pertama untuk meraih dua penghargaan tersisa tahun ini, yakni Ballon d'Or dan Pemain Terbaik Dunia 2008. Menurut gelandang dengan sebutan CR7 itu, dia adalah pemain nomor satu, dua dan ketiga di dunia ini.

Ronaldo memang menjadi salah satu pemain favorit untuk meraih gelar perseorangan tersebut yang akan diberikan bulan depan. Pemain Portugal tersebut masuk nominasi karena performanya yang menakjubkan sepanjang musim lalu, di mana dia sukses membawa Manchester United meraih dua trofi bergengsi, yaitu Premier League dan Liga Champions.

Hal lain yang membuat mantan pemain Sporting Lisbon itu bakal menyisihkan para rivalnya adalah produktivitas golnya yang sangat tinggi. Dalam semua kompetisi yang diikuti MU, Ronaldo mencetak 42 gol, dan dia juga menjadi top skor Eropa.

Dalam sebuah wawancara dengan suratkabar yang bermarkas di Sao Paolo, O Estado, Ronaldo mengatakan bahwa dia ingin menyapu bersih semua gelar. Meskipun demikian, dirinya tetap akan berusaha untuk menjadi lebih baik lagi dari apa yang sudah dimiliknya.

"Saya adalah pemain terbaik pertama, kedua dan ketiga di dunia meskipun ada juga kandidat lain yang bagus seperti Kaka, Messi dan Fernando Torres. Tetapi saya pikir, saya telah melakukan apa yang seharusnya diperbuat untuk memenangkannya, dan saya ingin terus melakukannya," ungkap Ronaldo.

"Tujuanku adalah memenangkan semua yang ada di depan," tandas winger yang mendapat pujian dari legenda Brasil, Pele, menjelang pertandingan ujicoba antara Portugal vs Brasil pada pertengahan pekan ini. (GL/LOU)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau