NEW YORK,SENIN - Harga minyak mentah kembali melemah ke bawah 56 dollar AS per barrel, seiring adanya berita Jepang bergabung dengan Eropa ke dalam resesi.
Minyak mentah jenis light sweet untuk pengiriman Januari, di New York Mercantile Exchange, Senin (17/11) waktu setempat, turun 2,11 dollar AS ke posisi 55,49 dollar AS per barrel. Sedangkan di ICE Futures exchange, London, harga minyak jenis brent melemah 1,93 dollar AS ke level 52,31 dollar AS per barrel.
"Ini episode penerusan pekan pelemahan permintaan energi," sebut President energy consultants Ritterbusch and Associates, Jim Ritterbusch.
Jepang, yang merupakan perekonomian terbesar kedua di dunia, menyatakan mulai tergelincir ke dalam resesi untuk pertama kalinya sejak tahun 2001, setelah produk domestik bruto triwulan III berkontraksi 0,4 persen setelah pada triwulan II menyusut 3,7 persen.
"Pasar sangat khawatir mengenai prospek perekonomian internasional, mengenai konsumsi minyak," sebut commodity strategist Commonwealth Bank of Australia, David Moore, di Sydney.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang