DALAM menata interior diperlukan kreativitas. Semakin kreatif kita, semakin cantik tampilan ruangannya. Tentu tak serta merta kreativitas dapat mengubah ruangan menjadi cantik. Kita perlu cermat dalam mengolah kretifitas itu.
Pada sebuah ruangan, kreativitas dibutuhkan antara lain untuk membangun tata interior, misalnya untuk mencari solusi membangun ruang makan yang tak memakan tempat, tetapi tetap enak dipergunakan. Salah satu solusi yang bisa ditawarkan adalah mengaplikasikan konsep bar di ruang makan. Konsep seperti ini dapat bermanfaat untuk mengefektifkan penggunaan lahan.
Konsep bar sangat berbeda dengan konsep tata ruang makan konvensional. Biasanya orang meletakkan meja berukuran besar beserta empat hingga enam kursi di ruang makan. Penempatan furnitur yang seperti itu tentu memakan lahan di ruangan. Lalu, bagaimana jika ternyata rumah Anda tidak memiliki lahan cukup untuk itu? Apakah harus mengurungkan niat untuk membangun ruang makan yang cantik dan nyaman?
Jawabnya tentu tidak. Solusi harus dicari, salah satunya menggunakan konsep bar. Konsep ini menuntut keberadaan sebuah meja bar lengkap dengan kursinya yang biasanya sama-sama ramping. Contoh konsep penataannya bisa dilihat pada foto di artikel ini.
Ruang pada foto itu berukuran sekitar 200 cm x 150 cm. Tak ada batas masif antara ruang satu dan lainnya. Ruang makan ditandai dengan meja bar, sementara di belakangnya ada dapur. Meja bar terbuat dari papan medium density fiber berukuran (plt) 120 cm x 75 cm x 115 cm. Desainnya yang sederhana dan ramping mirip meja bar yang banyak dipergunakan di kafe.
Penataan ruang yang demikian ini terasa lebih praktis. Suasana yang tercipta pun lebih nyaman. Meja makan yang berupa meja bar itu dapat dipergunakan tidak hanya sebagai tempat menyantap makanan, tetapi dapat juga dipergunakan sebagai tempat ngobrol. Teman atau keluarga dapat langsung menuju ke ruang ini. Ngobrol santai bak di kafe-kafe.
Penulis: Anissa
Foto: Surai
Lokasi: Show unit Gading Nias Residence, Kelapa Gading, Jakarta Utara