MILAN, RABU - Bintang sepak bola Brasil, Ronaldo bingung dengan masa depannya. Ia bahkan mempertimbangkan untuk pensiun meski belum tahu kapan itu bisa ia jalani.
Akhir bulan lalu tersiar kabar bahwa pemain berusia 32 tahun itu sebetulnya sudah siap merumput lagi di lapangan hijau. Senin (17/11) lalu, ia sudah membuktikan bahwa ia sudah bisa bermain lagi. Meski hanya bermain selama 22 menit dalam laga persahabatan di Maroko, setidaknya itu membuktikan bahwa The Phenomenon siap berlaga lagi. Ini membuat sejumlah klub-klub Eropa tertarik membelinya, termasuk Siena yang berani menawarkan bonus Rp1,5 miliar untuk setiap gol yang diciptakannya.
Ronaldo tidak tertarik dengan tawaran itu. Peraih dua gelar pemain terbaik dunia ini justru mengindikasikan bakal pensiun, meskipun ia tidak tahu kapan keputusan itu bakal diambil.
"Aku berterima kasih kepada mereka (Siena) tapi aku benar-benar tidak tahu tentang masa depanku," kata Ronaldo kepada Gazzetta dello Sport. "Aku tidak tahu apakah aku akan kembali bermain atau pensiun. Aku bisa memutuskannya besok atau dalam sebulan. Aku benar-benar tidak tahu."
Salah satu alasan Ronaldo untuk segera pensiun sebetulnya adalah faktor fisik. Ia merasa sudah begitu kelelahan menghadapi cederanya yang muncul berulang-ulang. Selama menjalani masa pemulihan, ia merasakan lututnya tak mudah lagi digerakkan seperti pada masa jayanya dulu. "Aku lelah karena rehabilitasiku sangat berat dan lututku terasa berat," tandasnya.
Ronaldo mengalami cedera otot tendon dan menjalani pada lutut kirinya saat masih membela AC Milan, Februari lalu. Itu adalah cedera kedua yang terparah setelah cedera yang sama mendera lutut kanannya. (AP)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang