Ronaldo Pertimbangkan Pilihan Pensiun

Kompas.com - 19/11/2008, 16:29 WIB

MILAN, RABU - Bintang sepak bola Brasil, Ronaldo bingung dengan masa depannya. Ia bahkan mempertimbangkan untuk pensiun meski belum tahu kapan itu bisa ia jalani.

Akhir bulan lalu tersiar kabar bahwa pemain berusia 32 tahun itu sebetulnya sudah siap merumput lagi di lapangan hijau. Senin (17/11) lalu, ia sudah membuktikan bahwa ia sudah bisa bermain lagi. Meski hanya bermain selama 22 menit dalam laga persahabatan di Maroko, setidaknya itu membuktikan bahwa The Phenomenon siap berlaga lagi. Ini membuat sejumlah klub-klub Eropa tertarik membelinya, termasuk Siena yang berani menawarkan bonus Rp1,5 miliar untuk setiap gol yang diciptakannya.

Ronaldo tidak tertarik dengan tawaran itu. Peraih dua gelar pemain terbaik dunia ini justru mengindikasikan bakal pensiun, meskipun ia tidak tahu kapan keputusan itu bakal diambil.

"Aku berterima kasih kepada mereka (Siena) tapi aku benar-benar tidak tahu tentang masa depanku," kata Ronaldo kepada Gazzetta dello Sport. "Aku tidak tahu apakah aku akan kembali bermain atau pensiun. Aku bisa memutuskannya besok atau dalam sebulan. Aku benar-benar tidak tahu."

Salah satu alasan Ronaldo untuk segera pensiun sebetulnya adalah faktor fisik. Ia merasa sudah begitu kelelahan menghadapi cederanya yang muncul berulang-ulang. Selama menjalani masa pemulihan, ia merasakan lututnya tak mudah lagi digerakkan seperti pada masa jayanya dulu. "Aku lelah karena rehabilitasiku sangat berat dan lututku terasa berat," tandasnya.

Ronaldo mengalami cedera otot tendon dan menjalani pada lutut kirinya saat masih membela AC Milan, Februari lalu. Itu adalah cedera kedua yang terparah setelah cedera yang sama mendera lutut kanannya. (AP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau