BANJARNEGARA, RABU - Kawanan pencuri membobol BPR BKK Mandiraja Cabang Susukan, Banjarnegara, Jawa Tengah, dan membawa kabur uang senilai Rp 122 juta beserta laptop, Rabu (19/11) dini hari. Pel aku diduga masuk dengan melompat pagar dan mencongkel paksa pintu kantor dan ruang brangkas.
Kepolisian Resor Banjarnegara kini masih menyelidiki kasus tersebut. Polisi baru memeriksa satu saksi, yakni petugas keamanan BPR tersebut yang pada saat kejadian sedang bertugas.
Kepala Polres Banjarnegara Ajun Komisaris Besar Ermayudi Sumarsono melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal Ajun Komisaris Agus Sembiring mengatakan, saat diperiksa, pintu depan kantor tersebut sudah dalam keadaan rusak, termasuk pintu brangkas.
"Diperkirakan, pencuri melompat dan membuka paksa pintu utama, karena selain gerbang masih tetap terkunci, di pagar sebelah barat juga ada bekas jejak kaki, dan diduga pelakunya lebih dari satu orang," tutur dia.
Untuk memastikan jumlah kerugian, termasuk kemungkinan hilangnya dokumen dan surat penting, pihak polisi masih menunggu hasil cek dan rekap data yang dilakukan oleh pihak bank. Yang baru diketahui, jumlah uang yang hilang mencapai Rp 122 juta dan laptop pribadi milik pimpinan cabang.
Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi antara pukul 02.00 sampai 03.00. Pada pukul itu, petugas keamanan BPR yang saat itu sedang berjaga, mengaku, tidak mendengar apapun. Sebab, dia sedang berada di rumah dinas yang berada di belakang kantor. Dia baru mengetahui sekitar pukul 05.00. Saat itu, dia mendapati pintu utama sudah dalam keadaan rusak. Serta merta dia melapor ke atasannya, dan kantor polisi terdekat.
Direktur BPR BKK Mandiraja Sri Hadi mengatakan, prosedur pengamanan di kantornya sudah sesuai aturan, termasuk pemasangan tralis pada pintu, jendela, dan gerbang, serta adanya penjaga malam.
"Kami sudah serahkan masalah ini pada polisi, dan terkait kerugian, kami belum bisa berbicara banyak karena data yang ada masih direkap," tandas dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang