PONTIANAK, RABU - Gelombang laut setinggi hingga tiga meter yang disertai angin kencang diperkirakan akan terjadi dalam tiga hari mendatang. Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Balai Wilayah II Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak memberikan peringatan agar nelayan yang menggunakan perahu atau kapal motor dengan bobot kurang dari 1.000 grosston waspada saat mengarungi perairan tersebut.
"Nelayan sebaiknya tidak melaut terlebih dahulu di perairan Natuna mengingat gelombang laut dan angin kencang cukup membahayakan bagi keselamatan pelayaran. Kalau pun terpaksa melaut, sebaiknya tidak sampai ke laut lepas," kata Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak Tejo Aristono, Rabu (19/11).
Prakiraan cuaca untuk pelayaran laut yang dibuat BMG dalam pekan ini menunjukkan peningkatan tinggi gelombang laut dan kecepatan angin di perairan Natuna. Pada hari Senin-Selasa (17-18/11 ), tinggi gelombang maksimal dua meter dan kecepatan angin berkisar 8-10 knot yang mengarah ke timur laut. Pada hari Rabu-Kamis (18-19/11), tinggi gelombang laut sedikit meningkat hingga maksimal 2,5 meter dan kecepatan angin juga bertambah kencang, berkisar 8-22 knot dengan arah timur laut.
Tinggi gelombang laut di perairan tersebut diperkirakan mencapai puncaknya pada Jumat-Minggu (21-23/11), yakni maksimal tiga meter dengan kecepatan angin berkisar 8-25 knot ke arah timur laut.
Wilayah perairan yang juga patut diwaspadai oleh pelayaran rakyat ada di wilayah perairan Karimata dan Laut Jawa. Pada akhir pekan ini diperkirakan tinggi gelombang di dua wilayah perairan itu maksimal 2,5 meter dengan kecepatan angin berkisar 5-22 knot. Angin di Selat Karimata mengarah ke timur laut, sedangkan di Laut Jawa mengarah ke utara dan timur.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang