Aksen Indah Batu Alam dan Gentong

Kompas.com - 21/11/2008, 09:58 WIB

TAMAN belum lengkap rasanya tanpa kehadiran kolam ikan. Coba perhatikan kolam berikut ini, eksotis bukan? Kolam taman ini terdiri atas dua kolam, yang berbeda level ketinggian. Kolam atas 15cm lebih tinggi dari kolam bawah.

Pada kolam atas, air mengalir melalui pipa-pipa berdiamter 2 inci. Pancuran air dari pipa tersebut, menimbulkan suara gemericik lembut. Dan air yang dikeluarkannya dapat menimbulkan uap dingin yang terbawa angin.

Kolam bawah memiliki ukuran yang lebih besar. Berbentuk kotak, di bagian atas kolam terdapat tiga pilar yang memiliki ketinggian berbeda. Pilar-pilar tersebut, digunakan untuk menempatkan tiga buah gentong tanah liat. Gentong-gentong inilah, yang kemudian mengucurkan air ke kolam bawah. Selain gentong-gentong tanah liat, kesan eksotis juga muncul dari dinding kolam. Terdapat tiga jenis batu alam yang dipasang berselang-seling di dinding kolam itu.

Sebagai aksen pembentuk suasana alam lainnya adalah batuan. Dinding kolam ini menggunakan batu candi dengan karakter kasar, dan berwarna hitam. Selain itu ada batu andesit yang tampilannya hitam keabu-abuan. Ada juga batu Bali clip (potongan) berwarna krem dengan guratan garis. Sebagai pelengkap ditempatkan beberapa jenis tanaman hijau, di sekitar kolam.

Penulis: Indra/ Anissa
Foto: Richard
Lokasi: Rumah Fido Syarief, Lenteng Agung, Depok

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau