Laporan Wartawan Kompas Suhartono
KUALANAMU, JUMAT — Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla meminta Pemerintah Provinsi Sumut dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Sumut, membangun jalan tol dari Medan ke Kualanamu sepanjang 14 kilometer untuk memperpendek jarak menuju Bandara Medan Baru Kualanamu di Deli Serdang, Sumut.
Hingga saat ini belum ada investor yang mau membangun jalan tol tersebut karena mereka menganggap jalan tol tersebut kurang komersial. "Menteri jangan cari bantuan dulu. Biar Pak Gubernur dan Pak Bupati yang membangun jalan tol itu. Pemerintah pusat sudah membangun bandaranya," tandas Wapres Kalla kepada Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto saat mendengar paparan mengenai perkembangan kemajuan pembangunan Bandara Medan Baru Kualanamu, Sumut, di lokasi pembangunan bandara tersebut, Jumat (21/11).
Wapres Kalla yang dari Bandara Polonia, Medan, melalui jalan darat kurang lebih setengah jam, mengakui, melalui jalan yang berputar-putar dan sempit sehingga menanyakan realisasi pembangunan jalan tol yang sejak semula dirancang menyertai pembangunan bandara tersebut.
Sebelumnya, Djoko menyatakan bahwa jalan tol Medan-Kualanamu sudah ditawarkan kepada para investor. Namun, tidak ada yang berminat karena dianggap tidak komersial bagi mereka. "Oleh sebab itu, kami membuat jalan alternatif sepanjang 14,5 kilometer yang direncanakan selesai pada Desember 2009. Jalan tol bisa dibangun jika ada bantuan luar negeri dan biaya APBN," kata Djoko.
Untuk tahap pertama, kata Djoko, jalan yang semula lebarnya 14 meter itu dibuat secara bertahap dengan lebar baru 7 meter. "Kalau tahap pertama ini selesai dibangun pada Desember tahun depan, tepat berbarengan dengan selesainya pembangunan bandara pada akhir tahun 2009," ujar Djoko.
Sampai dengan akhir 2008 ini, tutur Dirut PT Angkasa Pura II Eddy Haryoto, dibutuhkan dana sebesar Rp 3,1 triliun untuk penyelesaian bandara.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang