TEHERAN,SABTU-Pemerintah Iran menggantung seorang pria yang diyakini sebagai mata-mata Israel. Juru Bicara Departemen Kehakiman Iran, Ali Reza Jamshidi mengatakan terpidana bernama Ali Ashtari itu digantung pada 17 November setelah divonis mati di Teheran, pada 30 Juni 2008.
Menurut Ali Reza, Sabtu (22/11), Ashtari dinyatakan bersalah memberikan informasi tentang militer dan pusat penelitian dan pertahanan Iran kepada intelijen Israel.
Ashtari (45) selama ini bekerja sebagai salesman elektronik dan menyuplai barang-barang elektronik kepada militer dan pusat keamanan dan pertahanan di seluruh Iran.
Israel dengan dukungan Amerika Serikat menuduh Iran berusaha membuat senjata nuklir dengan kedok program nuklir sipil. Iran membantah tuduhan AS tersebut dan berkeras bahwa program nuklirnya semata-mata bertujuan damai.
Beberapa pengamat percaya bahwa masih mungkin Amerika Serikat dan Israel akan menyerang Iran karena kecurigaan mengenai program nuklir Teheran.
Pada Juni, New York Times melaporkan militer AS percaya bahwa pelatihan besar militer oleh Israel pada awal Juni adalah gladi resik bagi kemungkinan serangan bom terhadap tempat nuklir Iran.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang