BPK Juga Ikut Awasi Pelaksanaan Haji

Kompas.com - 24/11/2008, 15:55 WIB

JAKARTA, SENIN- Tidak hanya DPR ikut mengawasi pelaksanaan haji, tetapi Badan Pemeriksa Keuangan juga mengirimkan tim untuk memantau pelaksanaan haji tahun 2008 ke Arab Saudi. Tim terdiri dari delapan orang ini diberangkat dari beberapa embarkasi dan berbaur dengan jemaah haji reguler.

Media Center Haji Departemen Agama di Jakarta, Senin (24/11), menyebutkan, tim pemantau BPK ini dipimpin Ketua Tim Pemantau BPK Arman Sifa. Tim ini melakukan pemantauan dan pemeriksaan awal yang berkaitan dengan kinerja, pelaksanaan haji tahun 2008. Hasil pemantauan awal ini nantinya akan dijadikan masukan untuk melakukan pemeriksaan yang lebih rinci.

Obyek pemantauan yang dilakukan oleh tim BPK ini meliputi berbagai bidang mulai dari proses pemberangkatan, penerimaan, pemondokan, catering serta permasalahan yang yang dihadapi para jemaah.

Menurut Arman, metode pemantauan juga dilengkapi dengan mewawancarai langsung para jamaah haji secara informal. Dengan cara ini, diharapkan informasi permasalahan bisa dilakukan. Selain itu, tim juga mengumpulkan data di kantor daerah kerja yang ada serta kenyataan yang dialami sebagai seorang jamaah.

Arman Sifa mengatakan, hasil pemantauan dan pemeriksaan serta temuan dilapangan ini, nantinya akan dijadikan masukan kepada Departemen Agama maupun Departemen terkait. Harapannya, pelaksanaan haji akan lebih tertib, efisien serta ekonomis.

"Kami mewawancarai jamaah saat di masjid, di Rumah makan serta pondokan kepada beberapa jamaah dari berbagai daerah," ujar Arman.

Tim pemantau dari BPK ini, sebagian besar sudah berada di Mekah, sementara tiga lainnya saat ini berada di Madinah dalam kelompok terbang dan pemondokan yang berbeda. "Hasil pemantauan dan temuan nantinya dihimpun jadi satu sebagai bahan untuk pemeriksaan keuangan yang dipadukan dengan kenyataan dilapangan." kata Arman.

Permasalahan yang menonjol yang sempat dirasakan adalah masalah ketidak sesuaian pelayanan yang diberikan muasasah berkaitan dengan pemondokan, masalah catering yang kurang tepat, dalam waktu pemberian serta jauhnya pemondokan yang berada didaerah non Markaziah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau