MANADO, SENIN - Pemerintah Propinsi (Pemprop) Sulawesi Utara (Sulut) prihatin adanya temuan Komisi Penanggulangan Aids Daerah (KPAD), bahwa ada enam anggota PNS sudah terjangkiti penyakit HIV/Aids.
"Kami tidak akan menghakimi PNS yang sudah terjangkiti penyakit berbahaya itu, namun dorongan bagi mereka selama mereka berkarya bagi pemerintahan daerah, kata Sekretaris Propinsi (Sekprop) Sulut, Robby Mamuaja, Senin di Manado.
Menurutnya, enam PNS yang sudah positif terjangkiti penyakit tersebut tidak selamanya akibat kesalahan sendiri, namun penyebaran bisa saja terjadi akibat kelalaian manusia.
Bisa saja penyebaran itu bukan karena hubungan intim dengan Pelaku Seks Komersil (PSK), melainkan hanya jarum suntik atau yang berpotensi terjangkiti lainnya, katanya.
Kasus enam orang PNS yang sudah terjangkiti penyakit mematikan itu, menjadi peringatan bagi jajaran PNS lainnya dilingkungan pemerintahan daerah, untuk tidak melakukan hal-hal secara negatif yang akhirnya merugikan diri sendiri dan masyarakat.
Guna menanggulangi dampak tersebut, Pemprop Sulut akan melakukan tes darah bagi setiap PNS, jangan sampai ada kasus-kasus seperti itu ada di lingkungan pemerintahan.
Tes tersebut dilakukan secara tertutup agar identitas PNS akan dirahasiakan, dan jika memang ada yang sudah terjangkiti HIV/aids, pemerintah siap membantu pengobatan maupun rehabilitasinya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang