ST. PETERSBURG, SENIN - Senit St. Petersburg butuh kemenangan untuk bertahan di Liga Champions. Maka, menjamu Juventus pada lanjutan kompetisi Liga Champions Grup H, Selasa atau Rabu (26/11), Zenit bertekad mengalahkan klub berjuluk Si Nyonya Tua itu.
Di Grup H, Zenit berada di urutan ketiga dengan nilai 4. Mereka tertinggal dua poin dari Real Madrid dan 6 poin dari Juventus yang memimpin klasemen. Maka, jika ingin lolos ke babak selanjutnya, satu-satunya jalan Zenit harus menang lawan Juventus dan juga menang di pertandingan berikutnya. Apalagi, kemungkinan Real Madrid pada saat yang sama menang lawan BATE Borisov.
Baik Zenit maupun Juventus sama-sama mengandalkan gelandang serang mereka. Andrei Arshavin di kubu Zenit dan Alessandro Del Piero di kubu Juventus. Itu akan menjadi pertarungan menarik. Del Piero sendiri menunjukkan penampilannya membaik, setelah menjadi kunci dalam dua kemenangan atas Madrid. Sedangkan Arshavin juga tetap menjadi roh Zenit.
"Kami harus sangat hati-hati di kotak penalti kami sendiri, jangan sampai melakukan kesalahan," kata kapten Zenit, Anatoly Tymoshchuk.
Sementara itu pelatih Zenit, Dick Advocaat menjanjikan permainan timnya akan menghibur, tapi juga mampu memenangkan pertandingan. "Zenit akan bermain dengan caranya sendiri dengan sepak bola yang menyerang," tegas Advocaat.
Melawan Zenit akan menjadi pertandingan berat buat Juventus. Sebab, publik Zenit yang memadati Stadion Petrovsky cukup sangar. Selain itu, Juventus harus mengatasi hawa dingin di Rusia.
Zenit semakin optimistis, karena gelandang asal Argentina, Alejandro Dominguez sudah bisa tampil lagi, setelah sebelumnya cedera. Artinya, Advocaat punya kekuatan penuh.
Sebaliknya, Juventus masih memiliki daftar pemain cedera. Tiago mendes dan kiper Gianluigi Buffon masih cedera. (AP)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang