PALEMBANG, SELASA - Industri hilir kelapa sawit di Sumatera Selatan tidak berkembang meskipun Sumsel merupakan salah satu sentra kelapa sawit. Selama bertahun-tahun di Sumsel hanya ada dua pabrik minyak goreng yang termasuk sebagai industri hilir kelapa sawit.
Ketua Gabungan Perusahaan Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Sumsel Sumarjono Saragih, Selasa (25/11) mengatakan, penyebab industri hilir sawit tidak berkembang adalah tidak adanya kebijakan pemerintah yang mendukung. Misalnya saat harga biodiesel naik, pemerintah tidak membuat kebijakan yang dapat membuat harga biodiesel lebih rendah sehingga menguntungkan produsen.
Selain itu, kata Sumarjono, tingginya suku bunga perbankan juga menghambat investasi industri hilir kelapa sawit. "Masih memungkinkan untuk membangun industri hilir kelapa sawit di Sumsel seperti pabrik minyak goreng dan pabrik biodiesel," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang