ST PETERSBURG, RABU - Pelatih Juventus, Claudio Ranieri mengatakan, timnya seperti ditampar Dewi Fortuna. Berkali-kali menekan dan nyaris membobol gawang lawan saat menghadarpi Zenit St. Petersburg di Liga Champions Grup H, tapi tak jua mencetak gol hingga pertandingan berakhir seri 0-0.
"Kami datang ke kandang Zenit dengan keinginan untuk meraih poin penuh. Tapu, kami tak mampu mewujudkanna, karena ditampar nasib nasib buruk," kata Ranieri.
"Kami merancang lini tengah yang sebaik mungkin dan membuat empat atau lima peluang untuk mencetak gol. Tapi, kami masih pantas memuji diri sendiri. Setidaknya kami telah membuktikan sudah berada dalam bentuk permainan terbaik," tambahnya.
I Bianconeri tetap saja lolos meski bermain imbang. Bahkan, mereka memimpin Grup H dengan nilai 11. Mereka nyaris mencetak gol ketika tendnagan Olof Mellberg dan Vicenzo Iaquinta membentur tiang gawang. Sementara tendangan Alessandro Del Piero sedikit meleset.
"Saya bersumpah karena bola hanya berada di belakang net gawang. Ini memprihatinkan. Tapi, saya kira, Del Piero akan segera mencetak gol di pertandingan berikutnya," katanya.
Juventus masih bermasalah dengan beberpa pemain yang cedera, terutama di lini tengah. Tiago Mendes, Cristiano Zanetti, dan Christian Poulsen absen karena cedera. Juve pun mencoba gelandang 21 tahun, Claudio Marchisio. Hasilnya ternyata menggembirakan.
"Dia bermain bagus. Sebelumnya juga menunjukkan permainan bagus. Saya selalu yakin bahwa Marchisio akan cocok berkolaborasi dengan Momo Sissoko," pujinya.
Sementara tentang pemain muda lain Sebastian Giovinco, Ranieri mengatakan, "Dia bisa bermain lebih banyak. Namun, dia tetap harus berjuang untuk mendapatkan tempat. Saya suka cara dia berlatih, maka dia pantas mendapatkan tempat." (CH4)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang