Ranieri: Kami Ditampar Dewi Fortuna

Kompas.com - 26/11/2008, 08:45 WIB

ST PETERSBURG, RABU - Pelatih Juventus, Claudio Ranieri mengatakan, timnya seperti ditampar Dewi Fortuna. Berkali-kali menekan dan nyaris membobol gawang lawan saat menghadarpi Zenit St. Petersburg di Liga Champions Grup H, tapi tak jua mencetak gol hingga pertandingan berakhir seri 0-0.

"Kami datang ke kandang Zenit dengan keinginan untuk meraih poin penuh. Tapu, kami tak mampu mewujudkanna, karena ditampar nasib nasib buruk," kata Ranieri.


"Kami merancang lini tengah yang sebaik mungkin dan membuat empat atau lima peluang untuk mencetak gol. Tapi, kami masih pantas memuji diri sendiri. Setidaknya kami telah membuktikan sudah berada dalam bentuk permainan terbaik," tambahnya.

I Bianconeri tetap saja lolos meski bermain imbang. Bahkan, mereka memimpin Grup H dengan nilai 11. Mereka nyaris mencetak gol ketika tendnagan Olof Mellberg dan Vicenzo Iaquinta membentur tiang gawang. Sementara tendangan Alessandro Del Piero sedikit meleset.

"Saya bersumpah karena bola hanya berada di belakang net gawang. Ini memprihatinkan. Tapi, saya kira, Del Piero akan segera mencetak gol di pertandingan berikutnya," katanya.

Juventus masih bermasalah dengan beberpa pemain yang cedera, terutama di lini tengah. Tiago Mendes, Cristiano Zanetti, dan Christian Poulsen absen karena cedera. Juve pun mencoba gelandang 21 tahun, Claudio Marchisio. Hasilnya ternyata menggembirakan.

"Dia bermain bagus. Sebelumnya juga menunjukkan permainan bagus. Saya selalu yakin bahwa Marchisio akan cocok berkolaborasi dengan Momo Sissoko," pujinya.

Sementara tentang pemain muda lain Sebastian Giovinco, Ranieri mengatakan, "Dia bisa bermain lebih banyak. Namun, dia tetap harus berjuang untuk mendapatkan tempat. Saya suka cara dia berlatih, maka dia pantas mendapatkan tempat." (CH4)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau