Garuda Efisiensi BBM 27 Juta Liter

Kompas.com - 26/11/2008, 14:48 WIB

Laporan Wartawan PersdaNetwork Hendra Gunawan

JAKARTA, RABU - Krisis finansial yang diperkirakan semakin mendera pada 2009 membuat maskapai Garuda Indonesia bersiap-siap untuk melakukan efisiensi terhadap penggunaan bahan bakarnya. Maskapai BUMN ini telah merencanakan penghematan avtur sepanjang tahun sebesar 3 persen.

Direktur Operasi Garuda, Ari Sapari mengatakan, program efisiensi yang bakal dilakukan antara lain dengan teknis penerbangan yang bisa menghemat, pembatasan barang di kabin dan cara menaruh barang-barang di bagasi. "Bila program tersebut berhasil, maka penghematan bisa mencapai 3 persen BBM," kata Ari Sapari saat penandatanganan kerjasama SMS antar kru Garuda dengan PT Telkomsel Tbk di Jakarta, Rabu (26/11).

Meski hanya 3 persen, ujar Ari, bila dihitung dengan jumlah BBM yang dipakai oleh pesawat-pesawat Garuda sangat besar. Menurutnya, rencana
penggunaan avtur pada 2009 adala 900 juta liter.

Dengan rencana efisiensi tersebut, maka diperkirakan avtur yang dipakai bisa berkurang menjadi 873 juta liter, atau berhemat sebesar 27 juta liter.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau