Taufik Kembali Hadapi Pemain Muda China

Kompas.com - 26/11/2008, 18:05 WIB

HONGKONG, RABU - Tunggal putra Indonesia, Taufik Hidayat, akan menghadapi pemain muda China, Lu Yi, pada babak 16 besar turnamen Hongkong Terbuka Super Series, setelah keduanya membukukan kemenangan di babak pembuka. Taufik taklukkan pemain Malaysia, Chong Wei Feng, 21-9 21-15, sedangkan Lu Yi menumbangkan seniornya, mantan pemain nasional China, Chen Hong, dengan 21-19 21-12 dalam 24 menit.

Ini bakal menjadi ujian berat bagi Taufik, apalagi mereka belum pernah bertemu. Taufik yang menjadi unggulan ketujuh turnamen ini mengaku, pertemuan di Hongkong ini akan menjadi pertandingan pertamanya menghadapi perempatfinalis Jepang dan Perancis Super Series 2008 tersebut.

"Saya belum pernah ketemu," kata Taufik yang pekan lalu di China Terbuka Super Series, disingkirkan pemain muda China, Du Pengyu, pada putaran kedua sehingga batal bertemu rival kuatnya Lin Dan di perempat final.

Taufik mengikuti turnamen terakhir dari 12 rangkaian Super Series tersebut untuk menggenapi delapan Super Series yang diikutinya, sebagai syarat agar dapat mengikuti Final Super Series di Malaysia bulan depan. Hanya delapan pemain atau pasangan peringkat teratas dalam ranking Super Series dan mengikuti sedikitnya delapan turnamen yang berhak ambil bagian dalam Final Super Series dengan hadiah total 500 ribu dolar AS (sekitar Rp 6,249 miliar). Saat ini Taufik menduduki peringkat delapan dalam peringkat Super Series.

Sementara itu, unggulan pertama asal Malaysia, Lee Chong Wei, yang pekan lalu menjadi runner-up di China Terbuka, menarik diri dari turnamen tersebut. Ini memberikan keuntungan kepada pemain Jerman, Marc Zwiebler, yang lolos ke putaran kedua tanpa perlu memeras keringat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau