Pelaku Video Mesum Gresik Diduga Alami Kelainan Seksual

Kompas.com - 26/11/2008, 18:47 WIB

GRESIK, RABU - Polisi menduga F, mahasiswa perguruan tinggi di Surabaya asal Gresik yang terlibat video porno, mengalami kelainan seksual. Hal itu setidaknya terlihat pada episode ketiga berdurasi 14 menit yang menunjukkan F kasar terhadap pasangan mainnya, P.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Gresik Ajun Komisaris Fadli Widianto mengatakan, F kepada penyidik menyatakan dirinya seperti kerasukan dan di luar kesadaran saat berhubungan seksual. "Tetapi kami menduga dia mengidap kelainan seks atau mungkin terlalu banyak menonton film porno dari barat," kata Fadli.

F mengaku rekaman mesumnya tersimpan dalam folder komputer di rumahnya. Polisi masih menyelidiki siapa yang menyebarkan adegan tersebut. "Memang ada dugaan F mengedarkan sendiri karena indikasi dendam setelah ditinggal P bertunangan, tetapi perlu alat bukti yang cukup," kata Fadli.

Terkait peredaran video mesum F dan P, polisi telah memeriksa empat saksi, yakni dua pemainnya yakni F (20) warga Perumahan Gresik Kota Baru dan P (19) warga Jalan Cenderawasih. Dua yang lain adalah adik F, dan DM yang merupakan teman F.

"DM dan adik F kami mintai keterangan karena menurut F keduanya adalah orang yang memberi tahu bahwa video porno F dan P ada di folder sebuah warnet di Gresik. Polisi juga akan memanggil teman F yang kini kuliah di Jember," ujar Fadli.

F dikenal playboy, suka berganti-ganti pacar, bahkan merebut pacar orang. F juga hobi balapan liar, dan memodifikasi sepeda motornya. Honda Megapronya pun diganti velg, ban, dan stangnya. Pacarnya pernah diturunkan di jalan karena tidak mau nyabuk (memeluk erat saat dibonceng).

Sedangkan P, dikenal jago matematika, bahkan dia pernah mewakili sekolah dalam Olimpiade Matematika di tingkat Kabupaten Gresik. P juga ikut cheerleader dan mewakili sekolah di beberapa kegiatan. Sebelum berpacaran dengan F, P sempat berpacaran dengan teman sekelasnya R, namun sebatas cinta remaja, tidak sampai berhubungan intim layaknya suami istri. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau