Gubernur Se-Indonesia Ikrarkan Antikorupsi

Kompas.com - 27/11/2008, 16:08 WIB

JAKARTA, KAMIS — Ikrar antikorupsi bakal dilakukan Gubernur se-Indonesia untuk memperingati Hari Antikorupsi Dunia yang jatuh pada 9 Desember. Hal ini diungkapkan juru bicara KPK, Johan Budi SP, di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (27/11). "Acara antikorupsi ini akan diperingati dengan adanya deklarasi antikorupsi yang dilakukan semua gubernur dan pejabat pemerintah di Indonesia," kata Johan.

Menurut Johan, bertindak sebagai tuan rumah dan penyelenggara acara peringatan Hari Antikorupsi Dunia ini adalah KPK. Sementara itu, dalam pelaksanaannya pada 9 Desember 2008 itu akan diikuti oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta jajaran penegak hukum lainnya. "Presiden hingga Kejaksaan dan polisi juga akan diundang," kata Johan.

Menurut rencana, setelah acara deklarasi, acara ini juga akan diisi dengan pemaparan dari semua departemen di pemerintahan terkait perkembangan proses pemberantasan korupsi di instansinya masing-masing. Seusai pemaparan tersebut, selanjutnya KPK akan melakukan evaluasi terhadap masing-masing lembaga. "Evaluasi dari KPK nanti akan ada rekomendasinya," tutur Johan. (Persda Network/Hendra Kusuma)
 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau