Dimana Tempat Bernanke?

Kompas.com - 27/11/2008, 16:55 WIB

WASHINGTON, KAMIS - Waktu Presiden terpilih Barack Obama sibuk memilih anggota tim ekonominya, mulai muncul pertanyaan apakah Chairman Federal Reserve Ben Bernake akan masuk dalam tim ekonomi Obama.

Dalam kondisi yang normal, mungkin itu menjadi hal yang prematur untuk membicarakan apakah Obama akan memilihnya kembali untuk periode kedua. Mengingat jabatan Bernanke baru akan berakhir pada Januari 2010 mendatang. Sampai saat ini Obama sendiri belum memberikan komentar apa pun mengenai masa depan Bernanke.

Tapi melihat kerasnya krisis finansial yang terjadi, sejalan dengan berbagai spekulasi di media mengenai kemungkinan pengganti chairman The Fed, berkembang juga pembicaraan mengenai kenapa Bernanke kemungkinan besar tidak akan memimpin The Fed untuk periode kedua.

Kebanyakan pembicaraan itu muncul berkaitan dengan kinerja Bernanke, selain afiliasi partai dan bersih-bersih rumah waktu menghadapi masa yang sulit. “Bernanke sendiri berada dalam situasi di mana dia menjadi orang yang menyebabkan krisis bukan menjadi kapten yang tengah terjebak dalam badai,” tutur Eric Dezenhall pendiri dari Dezenhall Resources.

Di sisi lain sang presiden terpilih tentunya butuh pemain-pemain kunci yang bisa menghubungkan administrasi terdahulu dan yang akan datang. Baru-baru ini Obama menunjuk Timothy Geither, Presiden New York Federal Reserve Bank masuk dalam tim ekonominya. Padahal Geither bersama-sama dengan Bernanke dan Menteri Keuangan Henry Paulson berada dalam pusaran krisis finansial.

“Geither adalah orang yang benar-benar terlatih,” tutur Gerry O’ Driscoll mantan Presiden Dallas Federal Reserve Bank dan Citigroup. “Anda tidak mau seseorang yang tahu bagaimana melakukannya. Obama membutuhkan keberlanjutan. Dia pikir Bernanke itu sudah pudar,” tambah Driscoll yang sekarang ini ada di Cato Institute.

 
 
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau