Tinggi, Minat Lelaki Jayapura Gunakan Kondom

Kompas.com - 27/11/2008, 17:32 WIB

JAYAPURA, KAMIS - Minat kaum laki-laki untuk menggunakan alat kontrasepsi kondom di Jayapura, Papua cukup tinggi. Ini terbukti sejak berlangsungnya Pameran HIV/Aids di Kantor Gubernur Papua, 19-21 November 2008.
       
Kaum pria yang datang mengunjungi stan pameran milik LSM Internasional di lokasi pameran tersebut banyak yang  meminta kondom kepada petugas pameran yang sudah disiapkan untuk dibagikan secara gratis dan kondom yang sudah diberikan sebanyak 6.000 lebih, jelas Yohanis Reawaru dari LSM Internasional di Jayapura.
 
Dikatakan, pihaknya sangat senang karena minat kaum pria di Jayapura untuk memiliki kondom cukup tinggi. Ini membuktikan bahwa mereka semakin menyadari betapa pentingnya alat tersebut untuk mencegah diri dari virus HIV/Aids. "Banyak kaum pria yang tidak malu-malu meminta kondom di stan pameran," katanya.
       
Yohanis mengatakan, kondom yang diberikan gratis kepada kaum pria itu adalah kondom bantuan dari USAID untuk Papua yang disalurkan melalui LSM Internasional.

Menurutnya, kaum pria yang datang ke stan pameran untuk meminta kondom itu selain masyarakat umum, juga para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kantor Gubernur Papua, bahkan ada juga mahasiswa dan pelajar SMU.

Selain kondom untuk pria, kata Yohanis, pihaknya juga menyediakan kondom untuk kaum wanita secara gratis dan kondom tersebut juga banyak diminati kaum wanita, bukan hanya ibu-ibu rumah tangga, tetapi juga para para kaula muda.

Ia mengatakan, kondom untuk kaum wanita itu banyak diminati karena alat tersebut baru diperkenalkan sehingga banyak diantara kaum wanita yang ingin mempelajarinya, bahkan ada pula yang ingin mencobanya.

Yohanis berharap tingginya minat masyarakat di Jayapura untuk miliki kondom itu akan sangat membantu pihaknya dalam ikut menekan angka penularan HIV/Aids di Tanah Papua yang kondisinya sudah membahayakan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau