JAYAPURA, KAMIS - Minat kaum laki-laki untuk menggunakan alat kontrasepsi kondom di Jayapura, Papua cukup tinggi. Ini terbukti sejak berlangsungnya Pameran HIV/Aids di Kantor Gubernur Papua, 19-21 November 2008.
Kaum pria yang datang mengunjungi stan pameran milik LSM Internasional di lokasi pameran tersebut banyak yang meminta kondom kepada petugas pameran yang sudah disiapkan untuk dibagikan secara gratis dan kondom yang sudah diberikan sebanyak 6.000 lebih, jelas Yohanis Reawaru dari LSM Internasional di Jayapura.
Dikatakan, pihaknya sangat senang karena minat kaum pria di Jayapura untuk memiliki kondom cukup tinggi. Ini membuktikan bahwa mereka semakin menyadari betapa pentingnya alat tersebut untuk mencegah diri dari virus HIV/Aids. "Banyak kaum pria yang tidak malu-malu meminta kondom di stan pameran," katanya.
Yohanis mengatakan, kondom yang diberikan gratis kepada kaum pria itu adalah kondom bantuan dari USAID untuk Papua yang disalurkan melalui LSM Internasional.
Menurutnya, kaum pria yang datang ke stan pameran untuk meminta kondom itu selain masyarakat umum, juga para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kantor Gubernur Papua, bahkan ada juga mahasiswa dan pelajar SMU.
Selain kondom untuk pria, kata Yohanis, pihaknya juga menyediakan kondom untuk kaum wanita secara gratis dan kondom tersebut juga banyak diminati kaum wanita, bukan hanya ibu-ibu rumah tangga, tetapi juga para para kaula muda.
Ia mengatakan, kondom untuk kaum wanita itu banyak diminati karena alat tersebut baru diperkenalkan sehingga banyak diantara kaum wanita yang ingin mempelajarinya, bahkan ada pula yang ingin mencobanya.
Yohanis berharap tingginya minat masyarakat di Jayapura untuk miliki kondom itu akan sangat membantu pihaknya dalam ikut menekan angka penularan HIV/Aids di Tanah Papua yang kondisinya sudah membahayakan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang