JAKARTA, KAMIS - Banyak wanita menganggap enteng anemia. Padahal, kondisi yang juga disebut kurang darah ini lebih banyak menyerang wanita. Haid bulanan, kehamilan, proses melahirkan, dan diet yang berlebihan, dianggap sebagai biang keladi timbulnya anemia pada wanita.
Pada tahap ringan anemia sering tak menimbulkan gangguan berarti. Padahal, kalau dibiarkan berlarut-larut, bukan saja menurunkan kualitas hidup, tapi juga bisa membawa kematian.
Saat ini, di seluruh dunia, diperkirakan 400 juta wanita mengidap anemia. Menurut data Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT), anemia di Indonesia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang mempengaruhi produktivitas dan aktivitas penderitanya, bahkan merupakan salah satu penyebab kematian ibu.
Berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia, 20 persen dari total jumlah kematian maternal di seluruh dunia disebabkan anemia. Di Indonesia, Survei Kesehatan Rumah Tangga Tahun 2001 menyebutkan, anemia defisiensi besi 25 - 30 persen dari total populasi di mana dari perempuan hamil tercatat 50,9 persen yang menderita anemia.
"Kebanyakan orang salah mempersepsikan anemia sebagai penyakit. Padahal, anemia bisa juga merupakan sindroma klinik akibat kelainan penyakit dasar, misalnya hati, kanker atau ginjal, yang tentunya semua ini perlu dipahami dengan baik oleh masyarakat sehingga dapat mengetahui tentang seputar Anemia," kata dokter spesialis penyakit dalam Indra Marki, koordinator seminar bertema Anemia dan Wanita yang diprakarsai Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia atau PAPDI, Kamis (27/11), di Jakarta.
Anemia umumnya terjadi karena asupan zat besi yang kurang dari makanan yang dikonsum si sehari-hari, dan masih banyak orang yang belum mengetahui tentang pemenuhan nutrisi yang seimbang, pola makan masih sekedar mementingkan selera dan kepuasan makanan tanpa memikirkan pemenuhan nutrisi yang seimbang dan baik.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang