Payudara Indah Idaman Setiap Wanita

Kompas.com - 28/11/2008, 05:32 WIB

OBSESI untuk mendapatkan payudara yang lebih besar bukanlah hal baru. Boleh dibilang hampir semua wanita menjadikan payudara sebagai sumber kepercayaan diri akan kecantikannya. Bahkan di Asia, permintaan untuk bra berukuran lebih besar semakin meningkat di banding beberapa tahun lalu. Oleh karena itu, opini bahwa sebagian besar wanita Asia memiliki payudara kecil, tidak lagi berlaku. Namun, apakah yang menyebabkan perubahan ini?

Sementara wanita menyalahkan pria yang kerap mengeluhkan payudara ala Pamela Anderson (meskipun ini tidak berlaku bagi semua pria) – para wanita pun rela mengeluarkan uang jutaan untuk memperindah belahan payudara mereka melalui operasi. Kebanyakan wanita menganggap payudara yang seksi dan menggairahkan adalah pertanda kedewasaan seorang wanita karena dinilai sebagai objek kecantikan alami dan gairah seksual yang bakal membuat iri wanita lain sekaligus dihormati.

Hal itulah yang menjadi alasan mengapa di zaman modern ini, melakukan operasi pembesaran payudara sama halnya dengan membeli tas tangan mewah. Dan ketika harga turun serta teknik operasi menjadi lebih praktis, jumlah wanita yang melakukan operasi pembesaran payudara diperkirakan akan semakin meningkat.

Dr Marco Faria-Correa, salah satu dokter bedah plastik ternama asal Brazil yang berpraktek di Gleneagles Hospital, Camden Medical Centre dan East Shore Hospital di Singapura mengatakan jumlah pasien pembesaran payudara semakin meningkat seiring dengan harga yang lebih terjangkau dan proses operasinya pun kini semakin praktis. Pemikiran yang matang wajib hukumnya.

“Hal ini merupakan keputusan pribadi setiap pasien, oleh karena itu sebaiknya mereka memahami semua prosedur dan menyetujui resiko yang mungkin terjadi. Meski demikian, sebagian besar wanita yang telah melakukan operasi ini mengaku mengalami perubahan yang baik dalam kehidupan mereka.”

Tujuan utama dari terlihat hebat adalah dengan merasa hebat! Apapun alasannya, prosedur bedah kosmetik adalah sekedar sarana untuk menciptakan citra diri yang lebih baik. Bagi beberapa pasien, perubahan sekecil apapun dapat menimbulkan efek psikologis yang luar biasa. Pasien yang sedang mempertimbangkan bedah kosmetik harus jujur dengan tujuan mereka sendiri. Karena perubahan yang diakibatkan oleh bedah plastik akan permanen dan sering dramatis.

Karena itulah penting bagi setiap wanita untuk mempertimbangkan dan berpikir lebih matang sebelum memutuskan melakukan bedah payudara. Tidak seperti tas tangan, satu model dan ukuran, belum tentu cocok untuk semua. ©FlyFreeForHealth2008

Oleh dr. Marco Faria-Correa

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau