Minyak Mentah Turun Tipis

Kompas.com - 28/11/2008, 05:47 WIB

LONDON, KAMIS - Harga minyak dunia turun tipis pada Kamis waktu setempat, karena pasar menanti pertemuan akhir pekan OPEC di Kairo, dimana kartel produsen minyak mentah itu akan memutuskan lagi penurunan produksinya.
     
Minyak mentah light sweet untuk penyerahan Januari, turun 22 sen menjadi 54,22 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange (NYMEX). Di InterContinental Exchange (ICE), London, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Januari jatuh 39 sen menjadi 53,53 dolar AS.
     
"Semua mata sekarang tertuju pada pertemuan informal OPEC di Kairao akhir pekan ini," kata analis pasar minyak Nimit Khamar dari perusahaan pialang Sucden.

"OPEC telah menunjukkan keinginan mereka untuk terus mengurangi produksinya sejalan dengan menurunnya permintaan, jika mereka berhasil menstabilkan harga dan pengurangan produksi akhir pekan ini, dan kemudian pada Desember dapat menempuh beberapa jalan mencapai itu."

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) telah mengamati  kejatuhan harga minyak dari rekor tertinggi di atas 147 dolar AS pada Juli, memicu kekhawatiran serius  di antara para anggotanya tentang jatuhnya penerimaan mereka.

Bulan lalu, di Wina, para menteri OPEC menyepakati penurunan produksi minyak 1,5 juta barel per hari mulai 1 November untuk mengendalikan harga yang terus menurun.

Tetapi, sejak itu harga minyak masih terus menurun, mendekati posisi terendah dalam empat tahun di tengah berkembangnya  kekhawatiran bahwa resesi global dapat merusak permintaan energi, kata para pedagang.

Kartel OPEC yang memproduksi 40 persen minyak mentah dunia, dua pekan lalu menyerukan sebuah pertemuan  di Kairo, karena harga terus menurun menembus 50 dolar AS.

Namun jelang pertemuan, Presiden OPEC Chakib Khelil mengecilkan gagasan penurunan produksi yang akan diumumkan di ibukota Mesir itu.

OPEC akan menunggu hingga jadwal pertemuan kebijakan di Aljazair pada 17 Desember, sebelum mengumumkan setiap perubahan produksi, menurut para pedagang.

"OPEC barangkan perlu inisiatif penurunan kuota lagi 1,0-1,5 juta barel per hari sebelum akhir tahun untuk melindungi harga  dari kemerosotan lebih lanjut," kata analis pasar dari DnB NOR, Torbjorn Kjus.

Pekan lalu, minyak Brent North Sea jatuh menjadi 47,40 dolar AS dan minyak mentah New York menyentuh 48,35 dolar AS, poin terendah mereka dalam hampir empat tahun.

Bandingkan itu dengan rekor tertinggi mereka, berturut-turut 147,50 dan 147,27 dolar AS yang terjadi pada 11 Juli di tengah kecemasan terhadap gangguan pasokan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau