Usai Serangan Mumbai, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan

Kompas.com - 28/11/2008, 06:26 WIB

PARIS, KAMIS - Perusahaan penerbangan telah membatalkan penerbangan ke dan dari Mumbai Kamis setelah serangan di kota itu yang menyebabkan lebih dari 100 orang tewas dan ratusan orang yang lain terluka, beberapa operator mengatakan.
    
Beberapa perusahaan penerbangan tidak dapat menerbangkan pesawat keluar dari kota itu karena awak terperangkap di hotel yang diduduki sebagian oleh sejumlah pria bersenjata, meskipun tidak ada awak yang dilaporkan telah disandera.

Air France membatalkan satu penerbangan dari Mumbai ke Paris, yang dijadwalkan berangkat pukul 2.15 waktu setempat (20.45 GMT Rabu), dan satu penerbangan dari ibukota Perancis ke kota India itu yang telah ditentukan waktunya pukul 10.30 waktu setempat (09.30 GMT), kata perusahaan itu.

Beberapa sumber mengatakan 15 anggota penerbangan Air France terperangkap dalam kamar mereka di salah satu hotel yang diserang oleh orang-orang bersenjata itu, Oberoi/Trident, meskipun mereka tidak disandera.

Pernyataan Air France hanya mengatakan mereka dalam sebuah hotel yang tak dikenali dan menungu pemulangan. Jadwal Jumat akan dipertahankan seperti biasa, seorang pejabat menambahkan.
    
Penerbangan Delta AS juga membatalkan satu penerbangan dari Mumbai ke Seattle melalui Amsterdam, yang harusnya berangkat pukul 13.50 waktu setempat (08.20 GMT).

Delta juga mengatakan awak penerbangan yang bermalam di Mumbai tidak terluka dalam serangan itu tapi tidak dapat meninggalkan hotel mereka.

Kementerian luar negeri Afrika Selatan juga mengatakan tujuh awak Peruahasan Penerbangan Afsel (SAA) terperangkap di hotel Oberoi/Trident.

"Tujuh anggota awak SAA terperangkap di hotel itu. Tujuh awak yang lain termasuk tiga pilot, selamat," jurubicara Ronnie Mamoepa tanpa memberikan rincian lagi.

Perusahaan penerbangan Jerman Lufthansa mengatakan mereka telah membatalkan dua penerbangan ke Mumbai yang akan berangkat ke Franfurt dan Munich Kamis.

Lufthansa mengatakan mereka akan memulai lagi penerbanagn Jumat tapi penumpang yang tidak ingin pergi ke kota itu dapat mengubah atau membatalkan pesanan tiket mereka tanpa dipungut biaya.

Sebuah pesawat terbang yang telah dialihkan dari New Delhi akan mendarat di pusat keuangan India itu Kamis malam untuk mengambil awak kabin dan penumpang yang masih berada di kota itu karena pembatalan Lufthansa sebelumnya, kata seorang jurubicara perusahaan tersebut.

Sebagian besar dari 600 penumpang di Mumbai yang terpengaruh oleh pembatalan itu bagaimanapun telah dapat meninggalkan India melalui bandara lainnya, ia menambahkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau