12.000 Keluarga Masih Kebanjiran

Kompas.com - 28/11/2008, 09:37 WIB

Laporan wartawan Kompas Ambrosius Harto

SAMARINDA, JUMAT - Banjir karena hujan dan luapan Sungai Karangmumus masih menggenangi 12.000 keluarga di Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (28/11). Namun, banjir yang terjadi sejak Senin (24/11) itu tampaknya mulai menunjukkan gejala akan surut.

Data dari Kantor Perlindungan Masyarakat Kota Samarinda menunjukkan bahwa 12.000 keluarga itu bermukim di tiga kecamatan yaitu Samarinda Ulu, Samarinda Utara, dan Samarinda Ilir.

Banjir di Kecamatan Sungai Kunjang sudah surut pagi ini. Air surut menyusul berhentinya hujan di kota berpenduduk 600.000 jiwa ini sejak kemarin sore. Hari ini, cuaca cerah.

Sedangkan genangan di tiga kecamatan yang berada di bantaran Sungai Karangmumus itu masih terlihat. Bila hujan dalam beberapa hari mendatang tidak turun, kemungkinan air akan surut. Namun, bila sore hari ini atau besok hujan turun, banjir akan bertahan seperti sepekan ini.

Ketiga kecamatan tadi juga diterjang banjir 4-21 November 2008 lalu. Waktu itu, 9.100 keluarga kebanjiran. Belum seminggu surut, banjir kembali menggenangi kawasan tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau