Ratusan Sopir Angkot Demo di Palangkaraya

Kompas.com - 28/11/2008, 11:21 WIB

PALANGKARAYA, JUMAT - Ratusan sopir angkutan kota di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (28/11) berdemo di samping Lapangan Sanaman Mantikei, Palangkaraya. Mereka mengeluhkan kualitas premium yang mengakibatkan mesin kendaraan mereka berjalan tersendat dan mengepulkan asap tebal.

Sekitar 100 mobil angkutan kota diparkir di sekitar tempat mereka menyampaikan keluhan tersebut. Walikota Palangkaraya, Riban Satia dan Kepala Kepolisian Resor Palangkaraya, Ajun Komisaris Besar Andi Fairan mendatangi tempat para sopir angkutan kota yang menyampaikan aspirasi tersebut.

Berdasar hasil diskusi, kemudian disepakati bahwa besok pagi, Sabtu (29/11) jam 08.00, perwakilan sopir diminta datang ke kompleks kantor Wali Kota Palangkaraya, sambil membawa bukti-bukti tentang kerusakan mesin atau sisa bahan bakar minyak yang dikeluhkan telah mengakibatkan gangguan pada mesin kendaraan.

Ketua Persatuan Sopir Angkutan Kota Palangkaraya, Kusmaryono, meminta agar sopir yang mobilnya tidak rusak agar tetap beroperasi melayani pengangkutan penumpang. Kusmaryono menuturkan, total jumlah armada angkutan kota di Palangkaraya 430 unit, namun yang selama ini beroperasi sekitar 300 unit karena sisanya ada yang masuk bengkel.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau