Laporan wartawan Kompas Ambrosius Harto
SAMARINDA, JUMAT - Banjir akibat hujan dan Sungai Karangmumus meluap membuat Bandar Udara Temindung, Samarinda, Kalimantan Timur, ditutup mulai Jumat (28/11) hingga Minggu (30/11). ''Tetapi kalau banjir belum surut, penutupan diperpanjang,'' kata Kepala Subbagian Tata Usaha Bandara Temindung Johni M.
Bandara ditutup sebab kompleks terendam hingga 1 meter. Landas pacu bahkan terendam sampai 10 sentimeter. Akses menuju bandara yaitu Jalan Gatot Subroto cuma bisa dilalui mobil dengan kabin ganda sebab terendam hingga 1 meter. Akibatnya, bandara benar-benar lumpuh.
Sementara itu, banjir ternyata belum menunjukkan tanda surut. Jumlah keluarga yang kebanjiran dipastikan bertambah dari 12.000 keluarga menjadi sekitar 13.000 keluarga.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang