Penerbangan Jakarta-Bangkok Masih Terhenti

Kompas.com - 28/11/2008, 16:28 WIB

JAKARTA,JUMAT-Penerbangan Jakarta-Bangkok sampai saat ini masih terhenti, menyusul penutupan Bandara Swarnabhumi, Bangkok, Thailand sejak 26 November 2008.

"Ya sampai sekarang, masih terhenti," kata Administrator Bandara  Soekarno-Hatta, Herry Bhakti kepada pers usai shalat Jumat, di Jakarta.

Herry mengatakan, rute Jakarta-Bangkok hanya dilayani oleh PT Garuda Indonesia dan Air Asia melalui Indonesia Air Asia dan Thai Airways sendiri.  "Otomatis tiga penerbangan masih batal," katanya.

Pembatalan penerbangan rute Jakarta-Bangkok berlaku sejak 26 November sampai saat ini. Ia menyatakan, pihaknya tidak tahu hal itu akan berlangsung dan  berjalan normal lagi.

Sebelumnya, Menhub Jusman Syafii Djamal telah mengumumkan seluruh  bandara di Indonesia terbuka untuk pendaratan penerbangan rute  internasional yang tidak bisa mendarat di Bandara Swarnabhumi.

Maskapai nasional sendiri sudah diminta untuk menghentikan sementara penerbangan menuju Bangkok hingga situasi kembali normal.

Bandara Swarnabhumi dikuasai oleh pengunjung rasa yang menolak pemerintahan saat ini. Pemerintah Thailand memutuskan menutup sementara bandara internasional tersebut.

Pemerintah Indonesia, kata Kepala Pusat Komunikasi Publik, Dephub, Bambang S. Ervan juga menyatakan, sejak peristiwa penutupan Bandara Swarnabhumi itu, Indonesia sudah menawarkan seluruh bandara di Indonesia, untuk dijadikan sebagai bandara alternatif jika diperlukan.

"Barangkali ada pesawat dari negara lain tujuan Bangkok yang mendarat untuk transit dan teknis. Silakan, mendarat di seluruh Bandara Indonesia. Ini sudah dibuka, tetapi sampai sekarang belum ada yang memanfaatkan," katanya. Padahal, sebelumnya, Bandara Swarnabhumi diperkirakan normal kembali pada Kamis (27/11), namun sampai sekarang masih tutup.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau