SUBANG, JUMAT- Direktur PT Federal International Finance (FIF) Margono Tanuwijaya memperkirakan, pembiayaan pembelian sepeda motor pada tahun 2009 akan mengalami penurunan sebesar 15 persen, akibat krisis global yang terus berlangsung hingga tahun depan.
Maka itu, perusahaan pembiayaan kendaraan roda dua tersebut akan mengubah strategi pemasarannya agar pembiayaan tetap tinggi. Margono menjelaskan, akibat krisis global, ada segmen pasar yang terkena imbas sehingga daya beli turun.
Namun, ada juga segmen pasar yang tidak terlalu terkena imbas, sehingga tetap memiliki daya beli. Umumnya mereka adalah orang yang berpenghasilan tetap, seperti guru dan pegawai negeri.
Guna menggenjot daya beli segmen pasar yang kehilangan daya beli, Margono memiliki cara sendiri. "Kami akan menciptakan mekanisme pembayaran yang lebih fleksibel, seperti angsuran yang dapat disesuaikan dengan penghasilan calon pembeli. Dengan demikian, segmen pasar yang terkena imbas krisis global tetap dapat memiliki daya beli," ujar Margono pada Workshop Wartawan Pasar Modal, Jumat (28/11) di Subang, Jawa Barat.
Margono mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan dua skenario pembiayaan penjualan sepeda motor. Pertama, skenario optimis, menargetkan pembiayaan pembelian 840.000 unit sepeda motor. Skenario pesemis menargetkan pembiayaan pembelian 750.000 unit sepeda motor. "Kami juga akan mempelajari, apakah pasar sepeda motor bekas menjanjikan," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang