MIDDLESBROUGH, SENIN - "Mido, dia membawa bom!" Begitu teriakan segelintir suporter Newcastle United kepada striker Middlesbrouh, pada pertandingan kedua tim di Stadion Riverside, Sabtu (29/11).
Jelas, itu sebagai teror yang dimaksudkan untuk meruntuhkan psikologi striker asal Mesir tersebut. Namun, teriakan para suporter itu dianggap berlebihan. Bahkan, federasi sepak bola Inggris (FA) menilai itu sudah cenderung rasisme. Mereka seolah ingin menghubungkan Mido dengan aksi teroris.
Sebab itu, FA akan segera mengundang para pejabat Newcastle untuk diinterogasi. Jika ditemukan bukti, maka FA akan segera menjatuhkan sanksi. Sebab, organisasi sepak bola Inggris itu sudah bertekad tak akan berkompromi dengan segala jenis rasisme di sepak bola Inggris.
"Kami akan membicarakan hal ini dengan Newcastle. Kami akan meminta Newcastle untuk melakukan upaya pencegahan terhadap segala ucapan atau teriakan rasisme agar tak terjadi lagi. Kami mungkin juga akan melibatkan polisi," jelas seorang juru bicara FA.
Sementara itu pelatih Middlesbrough, Gareth Southgate melontarkan sindiran, "Kami tak perlu memikirkan hal itu. Saya kira, apa yang mereka teriakkan merupakan refleksi dari keberadaan mereka sendiri." (AP)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang