JAKARTA, SENIN — Panitia Hari AIDS Sedunia Indonesia menggelar Pekan Kondom Nasional (PKN) 2008 yang dibuka melalui Konferensi Kondom bertema "Gunakan Kondom dan Selamatkan Banyak Jiwa".
"Kampanye penggunaan kondom ini bukan legislasi untuk hubungan seks di luar nikah. Bagi agama apapun, etika mana pun, seks di luar nikah itu adalah dosa, tapi kampanye ini untuk menginformasikan penggunaan kondom terutama dalam perilaku seksual berisiko," kata Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie yang juga menjabat Ketua KPAN di Hotel JW Marriot, Jakarta, Senin (1/12) siang.
Menurutnya, saat ini Pemerintah terus meningkatkan berbagai upaya pencegahan, menghilangkan stigma pada orang yang hidup dengan AIDS dan keluarga terdekat. "Kampanye ini bukan pula untuk membagi-bagikan kondom di kalangan kampus, tapi lebih pada sosialisasi hubungan seks beresiko itu bisa dicegah dengan menggunakan kondom," kata Ical.
Fenomena yang terjadi di Indonesia, menurut laporan UNAIDS, tahun 2007 sebanyak 2,7 juta infeksi baru HIV dan menyebabkan kematian sebesar 2 juta orang. Sementara itu, untuk infeksi baru HIV terjadi pada usia 15-24 tahun sekitar 45 persen. Fakta lain, hampir 1.800 orang yang hidup dengan HIV positif adalah anak di bawah usia 15 tahun yang tertular dari ibunya dan sekitar 1.400 anak meninggal akibat AIDS.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang