USAH berkecil hati jika ukuran ruang tamu atau keluarga tak luas. Ruang seperti itu masih bisa ditata dengan baik kok. Tentu ada beberapa syarat mesti dipenuhi agar ruang tak menjadi sesak.
Biasanya, ruang tamu dan ruang keluarga terletak berdampingan. Kondisi ini bisa memberi keuntungan dalam menciptakan sebuah ruangan yang lebih luas juga. Untuk itu, kedua ruang ini bisa disatukan. Lantas bagaimana jika ada tamu? Tamu dapat saja diterima di teras, atau jika tamu ini sudah akrab dengan kita, tamu bisa langsung diterima di ruang keluarga.
Yang menjadi penting ketika kita memutuskan untuk menyatukan ruang keluarga dan ruang tamu adalah isian furnitur ruangnya. Menyatukan dua ruang artinya penyatuan dua fungsi ruang yang berbeda. Namun oleh karena ruang tamu dan ruang keluarga sama-sama bertipe ruang duduk, maka hal itu akan lebih mudah dilakukan.
Sebagai pengisi ruang, tentu pada ruang itu wajib ada furnitur duduk (sofa dan kursi), meja tamu atau coffee table. Selebihnya bisa ditambahkan meja televisi, meja samping sebagai tempat meletakkan aksesori, dan tata cahaya untuk menciptakan dramatisasi ruang.
Salah satu konsep penggabungan ruang tadi bisa dilihat pada foto di atas. Di sana desainer ruang menggunakan dua meja persegi dengan dimensi 50x50x50cm (PxLxT) sebagai meja utama. Bagi Anda yang bosan dengan pola meja panjang, meja model kubus bisa jadi pilihan. Meja kubus punya banyak kelebihan dibanding meja panjang konvesional. Dia mudah digeser-geser hingga sangat fleksibel. Jika difungsikan menjadi ruang tamu, dan kursi kurang untuk duduk para tamu, salah satu kubus dapat dijadikan "kursi" darurat. Saat bersantai, meja kubus dapat ditarik ke dekat kursi. Kubus dijadikan sandaran untuk meluruskan kaki.
Whery/*
Lokasi: Marketing Gallery Denpasar Recidences, Kuningan City, Jakarta Selatan
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang