Cermat Menggabungkan Ruang Tamu dan Ruang Keluarga

Kompas.com - 01/12/2008, 15:12 WIB

USAH berkecil hati jika ukuran ruang tamu atau keluarga tak luas. Ruang seperti itu masih bisa ditata dengan baik kok. Tentu ada beberapa syarat mesti dipenuhi agar ruang tak menjadi sesak.

Biasanya, ruang tamu dan ruang keluarga terletak berdampingan. Kondisi ini bisa memberi keuntungan dalam menciptakan sebuah ruangan yang lebih luas juga. Untuk itu, kedua ruang ini bisa disatukan.  Lantas bagaimana jika ada tamu? Tamu dapat saja diterima di teras, atau jika tamu ini sudah akrab dengan kita, tamu bisa langsung diterima di ruang keluarga.

Yang menjadi penting ketika kita memutuskan untuk menyatukan ruang keluarga dan ruang tamu adalah isian furnitur ruangnya. Menyatukan  dua ruang artinya penyatuan dua fungsi ruang yang berbeda. Namun oleh karena ruang tamu dan ruang keluarga sama-sama bertipe ruang duduk, maka hal itu akan lebih mudah dilakukan.

Sebagai pengisi ruang, tentu pada ruang itu wajib ada furnitur duduk (sofa dan kursi), meja tamu atau coffee table. Selebihnya bisa ditambahkan meja televisi, meja samping sebagai tempat meletakkan aksesori, dan tata cahaya untuk menciptakan dramatisasi ruang.

Salah satu konsep penggabungan ruang tadi bisa dilihat pada foto di atas. Di sana desainer ruang menggunakan dua meja persegi dengan dimensi 50x50x50cm (PxLxT) sebagai meja utama. Bagi Anda yang bosan dengan pola meja panjang, meja model kubus bisa jadi pilihan. Meja kubus punya banyak kelebihan dibanding meja panjang konvesional. Dia mudah digeser-geser hingga sangat fleksibel. Jika difungsikan menjadi ruang tamu, dan kursi kurang untuk duduk para tamu, salah satu kubus dapat dijadikan "kursi" darurat. Saat bersantai, meja kubus dapat ditarik ke dekat kursi. Kubus dijadikan sandaran untuk meluruskan kaki.


Whery/*

Lokasi: Marketing Gallery Denpasar Recidences, Kuningan City, Jakarta Selatan

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau