SEPULUH persen dari 37 juta penduduk Kenya berani menyebut Gulf African Bank (GAB) sebagai bank yang paling mereka kenal. Tak cuma itu, laporan dari VOA juga menunjukkan, GAB tak cuma sohor di kalangan penduduk Muslim. Para konsumen itu bilang, GAB adalah bank yang komplet melayani dengan prinsip syariah.
Ini sedikit kisah unik dari kota Eastleigh, tak jauh dari ibu kota Nairobi. Mayoritas penduduk kota itu merupakan pindahan dari negeri tetangga, Somalia.
Menurut kisah seorang nasabah, Abdi Sahal, dirinya dan para mitranya bahagia karena bisa mengelola uang mereka di perbankan syariah. "Tadinya, di Eastleigh tak ada bank syariah," imbuh Sahal.
Sementara itu, layanan perbankan syariah GAB, kata CEO Najmul Hassan, mulai dari pembiayaan kepemilikan rumah hingga pembangunan infrastruktur untuk pabrik. "Kami mampu hadir sebagai mitra nasabah," kata Hassan.
Cerita Fathia Mahbub lain lagi. Ia adalah karyawan GAB di Eastleigh. "Tiap hari kami membukakan hingga 20 rekening nasabah baru," tutur Mahbub. (Josephus Primus)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang