JAKARTA, SENIN - PT Garuda Indonesia akhirnya mendapatkan izin dari pemerintah Thailand untuk memulangkan warga negara Indonesia (WNI) yang sempat terjebak dalam aksi demo yang melumpuhkan penerbangan dari Bangkok.
Maskapai pelat merah tersebut akan melaksanakan penjemputan terhadap WNI dengan penerbangan khusus melalui Bandara Militer Utha Pao pada tanggal 3 dan 5 Desember 2008 menggunakan pesawat B-737 800 berkapasitas 160 tempat duduk.
"Penerbangan khusus ini sebagai upaya untuk menerbangkan para penumpang yang saat ini masih tertahan di Bangkok, dan dalam upaya membantu warga negara Indonesia yang ingin kembali ke Tanah Air," kata Sekretaris Perusahaan Garuda, Pujobroto dalam siaran
tertulisnya di Jakarta, Senin (1/12).
Penerbangan pada tanggal 3 dan 5 Desember 2008 tersebut (GA-867) akan berangkat dari Bangkok masing-masing pada pukul 01.50 waktu setempat dan tiba di Jakarta pada pukul 05.20 WIB.
"Dengan dua penerbangan yang berkapasitas 320 tempat duduk tersebut, maka diharapkan 305 warga negara Indonesia yang saat ini masih berada di Bangkok akan dapat segera kembali ke Tanah Air melalui Bandara Militer Utha Pao," kata Pujo.
Garuda akan memberitahukan kepada para calon penumpang Garuda yang akan menggunakan penerbangan tersebut agar melakukan proses check-in di Bitech Expo (Kawasan Bangna), yaitu lokasi khusus yang disiapkan oleh pemerintah untuk melakukan check-in bagi seluruh penerbangan. Dari Bitech Expo selanjutnya para calon penumpang akan diangkut dengan bus khusus menuju bandara Utha Pao.
"Garuda akan memberikan kesempatan kepada penumpang yang memegang tiket bukan Garuda, untuk terbang dengan Garuda Indonesia ke Jakarta," ujarnya. (PersdaNetwork/ Hendra Gunawan)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang