Robinho: City Bermental Lembek

Kompas.com - 02/12/2008, 02:59 WIB

MANCHESTER, SELASA - Penyerang Manchester City, Robinho menilai, klubnya masih bermental lembek. Butuh mental juara jika City ingin menjadi klub besar. Maka, dia mengusulkan agar klub membeli lebih banyak pemain asal Brasil pada Januari 2009 nanti.

"Kami sudah memiliki banyak pemain bagus. Tapi, jika City ingin besar, kami harus menambah lebih banyak pemain berkelas. Aku sarankan klub membeli Kleber, atau bek kiri Santosm, Thiago Silva yang menjadi bek tengah Fluminense yang bermain bagus. Pelatih mark Hughes sudah menyebut Luisao. Dia pemain Brasil yang membela Benfica," jelas Robinho yang juga asal Brasil.

Luisao yang merupakan bek tengah, sudah pernah menjuarai Copa America bersama timnas Brasil. Pemain berumur 26 tahun itu juga juara Piala Confederasi tahun 2005. Dia sudah lama dikabarkan akan pindah ke City.

Sementara Thiago Silva salah satu bintang masa depan Brasil. Pemain berumur 24 tahun ini juga mulai rutin memperkuat timnas Brasil. Dia merupakan bek tengah yang cepat. Pernah memperkuat FC Porto B, kemudian Dynamo Moskva, dan kini menjadi pemain inti Fluminense.

Sementara Kleber yang sudah 28 tahun, merupakan salah satu bek kiri yang baik. Dia jago dalam mengirim umpan silang.

Robinho yang sudah mencetak 9 gol sejak pindah dari Real Madrid, memprihatinkan lini belakang City yang sering rapuh. Dalam 8 pertandingan terakhir, City kemasukan 6 gol.

"City butuh pembenahan di lini belakang. Jika Anda membangun rumah, maka akan mengawalinya dari pondasi. Anda harus mulai dari dasar, yakni pertahanan, kemudian baru menata lini depan," jelas Robinho.

"City punya pemain-pemain yang bagus. tapi, mentalitas kami masih seperti klub kecil. Kami hanya pantas menduduki urutan ke-5 atau ke-6. Kami belum memiliki mental juara. Aku sudah mempelajarinya dengan cukup. Maka, saya ingin menginspirasi mentalitas juara," tambahnya.

Kekalahan 0-1 dari Manchester United pekan ini, dia nilai lebih karena kurangnya mental juara. "Kami harus punya nafsu untuk selalu menang. Kami harus berusaha mengalahkan Chelsea, manchester United, dan Liverpool. Mungkin aku membawa sedikit perubahan. Tapi, City sedang mengarah pada perubahan besar dan mentalitasnya pun juga akan berubah," katanya. (AP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau