Bush : Saya Minta Maaf Terjadi Krisis Ekonomi

Kompas.com - 02/12/2008, 08:18 WIB

WASHINGTON,SELASA-Presiden AS George W Bush mengungkapkan penyesalannya, Senin (1/12), telah terjadi krisis ekonomi yang mengakibatkan banyak rakyat kehilangan pekerjaan dan cemas berkurangnya nilai dana pensiun. Ia pun berjanji pemerintah akan melakukan lebih banyak intervensi yang diperlukan untuk mengatasi resesi.

"Saya minta maaf, ini terjadi, tentu," kata Bush dalam wawancara dengan televisi ABC untuk acara "World News" yang ditayangkan, Senin (1/12). "Tentu saya tidak suka banyaknya orang kehilangan pekerjaan, atau kecemasan tentang 401(k) mereka. Di sisi lain, rakyat Amerika tahu bahwa kami akan mengamankan sistem. Maksud saya, kami ada. Dan jika kami diperlukan melakukan lebih, kami melakukannya."

Dana pensiun dikenal dengan sebutan 401(k) adalah sistem yang mengizinkan warga untuk menyimpan uang sebelum dipotong pajak dalam bentuk saham atau tabungan lain. Pajaknya baru akan dibayar setelah pensiun.

Biro Nasional Riset Ekonomi AS mengatakan, ekonomi Amerika resmi memasuki resesi. Ekonomi AS merosot sejak mencapai puncaknya pada Desember 2007. Kesimpulan komite pakar ekonomi tersebut secara umum diterima sebagai kesimpulan resmi mengenai apakah resesi telah mulai terjadi.

Para ekonomi di biro itu mengukur bobot sejumlah faktor untuk menentukan apakah resesi telah mulai berlangsung, termasuk angka pengangguran, produksi industri, penjualan dan pendapatan riil.

Ukuran tersebut berbeda dengan definisi yang dipakai di banyak negara lain, yaitu penurunan GDP dalam dua kuartal secara berturutan. Jerman, Jepang, dan negara-negara di kawasan pemakai mata uang euro, Eurozone, telah dinyatakan memasuki resesi beberapa pekan lalu.

Pengumuman bahwa Amerika Serikat mengalami resesi menyebabkan harga saham di Amerika Serikat turun lagi setelah sempat menunjukkan penurunan cukup subtansial. Setelah pengumuman ini, indeks Dow Jones di bursa saham Wall Street New York turun lebih dari 5 persen.

Sebelum indeks saham utama di bursa London, Inggris dan Paris, Perancis, juga turun hampir 5 persen saat penutupan. Penurunan ini terjadi setelah kenaikan besar harga saham pekan lalu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau