Indosiar Tambah Jaminan 800 Juta Saham

Kompas.com - 02/12/2008, 15:51 WIB

JAKARTA, SELASA - PT Indosiar Karya Media Tbk menjaminkan sebagian sahamnya di Indosiar Visual Mandiri (IVM) sebesar 25 persen atau sebanyak 800 juta saham senilai Rp 200 miliar untuk menambah nilai jaminan kepada tiga bank. Perseroan harus menjaminkan saham tersebut paling lambat tanggal 31 Desember 2008 mendatang.

Direktur Keuangan Indosiar Phiong Philipus Dharma mengatakan realisasi tambahan pinjaman ini akan dibahas terlebih dahulu dengan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tanggal 16 Desember 2008 mendatang. "Ketiga bank meminta tambahan jaminan kepada kami untuk mengamankan pinjaman yang telah diberikan. Itu bukan repo, tapi tambahan jaminan," kata Phiong usai Public Expose, di Indosiar, Jakarta, Selasa (2/12).

Tiga bank yang meminta tambahan jaminan yaitu BCA, Bank Panin, dan Bank Niaga yang mengucurkan pinjaman total Rp 500 miliar. Dimana BCA mengucurkan pinjaman Rp 150 miliar, Bank Panin sebesar Rp 250 miliar, dan Bank Niaga sebesar Rp 100 miliar. Pinjaman tersebut dengan jangka waktu 5 tahun.

Dana yang dipinjamkan ketiga bank tersebut telah digunakan perseroan untuk membayar obligasi yang jatuh tempo Agustus 2008 lalu. Obligasi yang jatuh tempo pada Agustus itu senilai Rp 700 miliar.

Selain dari pinjaman bank, perseroan melunasi pinjaman dari suntikan yang diberikan pemegang saham sebesar Rp 200 miliar. Phiong menambahkan, perseroan saat ini telah mengagungkan sejumlah aset, di antaranya aktiva tetap, serta piutang perseroan dengan nilai diatas Rp 500 miliar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau